Kecil Namun Berbahaya, Mengenal Berbagai Jenis Petasan
Marcomm at day, Chef at Night. And everyday i'm a writer for my own life 5 Berita terkini Febby Annisa JadiBerita: Ada sebuah kegiatan khas yang dilakukan Masyarakat Indonesia ketika bulan puasa tiba, salah satunya adalah maraknya penjual petasan di pinggir jalan. Meskipun keberadaannya dilarang oleh kepolisian karena membahayakan, tetap saja pedagang ini masih berkeliaran dan menjajakan petasan yang begitu digemari anak-anak. Sudah banyak kasus mengenai penyalahgunaan petasan yang berujug pada luka-luka bahkan korban jiwa, namun nampaknya, petasan tetap dirindukan masyarakat karena menambah semaraknya Bulan Ramadan ini. Meskipun cara memainkan petasan cenderung sama, tetapi petasan memiliki beragam jenis yang menarik, JadiBerita membuat rangkuman khusus mengenai jenis-jenis petasan berikut ini:
1. Petasan Cabe Rawit

Kaskus-Petasan Cabe Rawit
Kecil-kecil meriah, mungkin itu julukan yang tepat bagi petasan yang satu ini. Panjangnya hanya sebesar korek api, namun bunyinya ketika meledak cukup membuat telinga menjadi pekak. Petasan ini memiliki harga yang relatif murah dank arena itulah petasan ini menjadi petasan yang paling sering kita jumpai.
2. Petasan Kentut

Petasan kentut
Bagi anda yang menggemari film ninja pasti familiar dengan petasan yang satu ini karena sesungguhnya, petasan ini adalah bom asap yang biasa digunakan di film-film. Jika petasan lain dinyalakan untuk membuat percikan api dan suara yang menggelegar, petasan yang satu ini justru hanya mengeluarkan asap dan bau belerang yang tidak sedap. Karena bau inilah, bom asap ini lebih dikenal dengan sebutan petasan jentut
3. Petasan Teko

Kocakmana- Petasan Teko
Bentuknya bulat besar dengan diameter kurang lebih 8 centimener. Sumbunya sengaja dibuat panjang agar yang menyalakan memilikiwaktu yang cukup untuk bersembunyi dan melindungi diri. Mengapa harus bersembunyi? Karena petasan ini memiliki daya ledak yang cukup besar! Sempat muncul di berbagai pemberitaan mengenai luka yang diakibatkan karena petasan yang satu ini. Karena itulah, sebaiknya anak-anak didampingi oleh orang dewasa saat menyalakan petasan ini.
4. Petasan Banting

Petasan Banting
Bisa dibilang, jenis petasan yang satu ini relatif aman karena cara bermainnya tanpa perlu disulut api dan hanya mengeluarkan suara ‘ctarr’. Harganya pun terjangkau dan cara bermainnya cukup dengan membanting sekuat tenaga petasan tersebut ke tanah atau aspal sampai ia mengeluarkan bunyi. Petasan banting ini memiliki struktur yang sangat sederhana, bahkan beberapa orang bisa membuatnya sendiri. Jika terdiri dari banyak bahan peledak, petasan ini bisa jadi berbahaya. (Eby)
Tags Berita ini adalah berita yang di kirimkan oleh aktivis jadiBerita.com, bagikan berita ini ke Timeline Facebook dan Twitter kamu