Jika Anda mengira Film laga The Raid 2: Berandal akan jadi yang terlaris, Anda salah besar. Pasalnya, hingga awal pekan ini The Raid 2 masih belum mampu menggeser Comic 8 sebagai film terlaris tahun ini.

Dilansir Liputan6, Puncak box office film Indonesia 2014 masih diduduki oleh Comic 8 yang meraih 1,6 juta penonton. Sedangkan, The Raid 2 berada di urutan kedua dengan mengumpulkan hampir 1,5 juta penonton.

Pada jadwal bioskop, per Senin (12/5/2014),  The Raid 2 hanya tinggal tersisa di Blok M Square (hanya tayang dua show) dan di Gorontalo (empat show).

Sepertinya, The Raid 2 tak bisa mengungguli film pertama yang rilis 2012 lalu yang meraih lebih dari 1,8 juta penonton. Hal tersebut rasanya di luar dugaan karena The Raid 2 dibuat lebih kolosal, dan melibatkan lebih banyak pemain dan setting lebih beragam.

Untuk adegan aksi, The Raid 2 memakan sepuluh buah mobil hancur serta membangun sebuah halte busway untuk kemudian dihancurkan. Produser Merantau Films, rumah produksi yang membuat The Raid 2, Ario Sagantoro mengatakan filmnya berbudget Rp 54 miliar.

The Raid 2 sebetulnya cukup menjanjikan saat pertama dirilis. Pada hari pertama tayang, 28 Maret silam, The Raid 2 ditonton 91 ribu penonton. Kata pengamat film Yan Widjaya, ini rekor terbanyak penonton film di hari pertama dalam sejarah film Indonesia. Dalam sepekan The Raid 2 meraih 1 juta penonton.

Tetapi, lama-lama performa The Raid 2 di bioskop mulai terseok seiring makin banyak film saingan tayang. Dari dalam negeri ada film horor macam Oo Nina Bobo, Mall Klender dan yang terbaru, film Raditya Dika, Marmut Merah Jambu. Sedang dari Hollywood serbuan film-film musim panas sudah dimulai dengan rilis The Amazing Spider-Man 2: Rise of Electro.

Pertanyaannya, apa film The Raid 2 akan balik modal?

Mari berhitung dahulu. Dari tiket bioskop, yang rata-rata harganya Rp 30 ribu, produser kebagian Rp 10 ribu. Sisanya untuk pajak dan pihak bioskop. Jika penontonnya dikatakan 1,5 juta orang, kalikan dengan Rp 10 ribu, maka produsernya membawa pulang uang Rp 15 miliar. Jelas masih jauh dari bujet Rp 54 miliar.

Hal yang membesarkan hati dan buat produser tak terlalu pusing tujuh keliling memikiarkan uang kembali, The Raid 2 tak cuma tayang di negeri sendiri. The Raid 2 tayang di berbagai negara, termasuk di Amerika Serikat. Menengok situs boxofficemojo, per 8 Mei kemarin, filmnya mengumpulkan AS$ 2.572.183 atau setara Rp 29,6 miliar.

Jika filmnya sudah turun dari bioskop pun, produsernya punmasih bisa dapat penghasilan dari royalti DVD dan hak siar TV. Dengan kata lain, budget Rp 54 miliar rasanya bakal tertutupi. (nha)