Kuliner olahan ayam umumnya memiliki warna cokelat, namun akan berbeda jika Anda menikmati kuliner ayam cemani yang memang memiliki warna hitam. Namun ada juga lho ayam yang memiliki warna hitam selain ayam cemani. Ayam apa ya itu?

Dikutip dari liputan6.com (Sabtu, 21/6/2014), ayam bernama Silkie merupakan ayam berwarna hitam lainnya. Ayam ini benar-benar memiliki warna hitam tanpa campur tangan bumbu atau bahan kimia apapun.

Berdasar studi genetik, ayam silkie muncul karena mengalami kondisi fibromelanosis, yakni suatu kondisi mutasi genetik yang tidak biasa. Dimana pada kondisi ini pigmen yang berkembang hanyalah melanin yang bertanggung jawab atas warna hitam.

Ayam hitam jenis ini bisa Anda temukan di negeri China khususnya di Tiongkok. Biasanya ayam hitam ini disajikan pada perayaan khusus. Tak jarang restoran yang ada di China menyajikan menu ayam silkie sebagai menu andalan yang memiliki berbagai khasiat positif pada kesehatan. Sedangkan di Indonesia, Anda bisa menemukan ayam silkie di beberapa restoran di Batam yang mengimpornya langsung dari China. Menu yang menggunakan ayam ini harganya relatif mahal.

Ayam yang memiliki rasa manis dibanding ayam pada umumnya ini banyak dijual hingga ke benua Eropa. Ayam ini kebanyakan digunakan sebagai hewan peliharaan dan hiasan, karena memiliki bulu yang tebal dan cantik tidak seperti ayam pada umumnya.

Sedangkan di Tiongkok, warga percaya dapat membuat energi yin menjadi lebih positif. Selain itu bagus untuk memulihkan kondisi ibu yang baru melahirkan dan bagus untuk menjaga kebugaran tubuh.

Ayam silkie biasanya diolah menggunakann ginseng, jamur shitake, tiram, dan rempah lainnya. Biasanya dimanfaatkan air kaldunya yang memiliki rasa khas. Berani mencoba sensasi baru makan ayam yang satu ini?(dea)