Pemandangan Pulau Randayan

Tak hanya pulau Jawa atau Bali yang memiliki pulau-pulau eksotis yang indah untuk dikunjungi. Pulau Kalimantan juga punya lho pulau eksotis bernama Pulau Randayan. Pulau ini tepatnya terletak di sebelah utara Kalimantan Barat. Ransayan memiliki sejumlah pemandangan menarik yang oatut Anda saksikan dengan mata sendiri.

Pulau ini masih sepi dan alami, mungkin karena masih belum banyak yang mengetahui pulau ini dan menjadikannya sebagai destinasi wisata. Ketika Anda berkunjung ke pulau ini serasa pulau milik pribadi ya karena memang masih sangat sepi.

Pantai  pasir putihnya yang cantik, hawanya yang sejuk, dan pemandangan bawah lautnya yang memesona membuat pulau sepi ini tak kalah dengan pulau-pulau lain di Indonesia. Disini, kita dapat melakukan snorkeling di lautnya yang memiliki air jernih. Kita dapat menyaksikan pemandangan bawah laut yang masih alami. Cocok bagi Anda yang suka dengan olahraga selam.

Dikutip dari Detik Travel (Selasa, 24/6/2014), untuk mengunjungi pulau ini bisa melalui Teluk Suak dari Pontianak. Pontianak menuju Teluk Suak memakan waktu perjalanan sekitar 2,5 jam dengan menempuh jarak 115 kilometer. Teluk ini berjarak sekitar 32 km dari Kota Singkawang. Anda bisa menggunakan speed boat dari Teluk Singkawang menuju Randayang dengan tarif Rp 115 ribu pulang-pergi (PP).

Pilihan lainnya untuk bisa menuju pulau ini Anda bisa menggunakan kapal khusus atau perahu motor dari Pasir Panjang. Biaya menggunakan kapal khusus adalah Rp 100 ribu PP dan untuk perahu motor Rp 30.000 PP.

Berdasarkan catatan yang ada, luas tutupan karang mati sekitar 4,5 hektar, karang mati 3,68 hektar, dan pasir seluas 4,77 hektar. Luasnya lahan karang hidup memungkinkan para pengunjung bisa puas mengeksplorasi keindahan bawah laut Pulau Randayan yang menakjubkan.

Soal urusan menginap di sini terdapat vila-vila kecil yang disediakan oleh pengelola pulau. Jika, Anda beruntung, Anda bisa melihat penyu yang naik ke permukaan untuk bertelur di pulau ini. Sungguh pengalaman yang menyenangkan bisa berlibur di pulau ini.(dea)