Seorang nenek bernama Anne Leitrim seolah hilang ditelan bumi sejak tahun 2008 silam. Tak seorang pun yang mengetahui keberadaan wanita berusia 70 tahun tersebut.

Awalnya, para tetangga sang nenek mengira ia pindah. Kediamannya yang terletak di Bournemouth, Dorset, Inggris pun tampak sepi dah terlihat tak berpenghuni.

Namun, hal mengejutkan beberapa waktu lalu terungkap. Ketika petugas pengadilan mendatangi rumah itu karena tak membayar hipotek, disadari Leitrim telah meninggal sejak enam tahun lalu. Bahkan, jenazah sang nenak pun telah membusuk.

Mulanya, petugas mengetuk pintu, namun tak ada jawaban. Akhirnya, mereka mencoba masuk lewat dua jendela yang terbuka. Dalam rumah yang bersuasana gelap itu, mereka menemukan jasad Leitrim di lantai flat.

Empat tahun setelah meninggal, Leitrim masih membayar hipoteknya. Rupanya itu dilakukan secara otomatis melalui rekening banknya. Namun, bulan Mei 2013, pembayarannya berhenti. Hasilnya, petugas pun curiga.

Atas kasus ini, para tetangganya sontak merasa bersalah lantaran tak pernah mencoba mengecek keberadaan wanita tua itu. â??Mobilnya tidak ada, jadi kami mengira dia telah pindah. Saya tak percaya mereka menemukan mayatnya di dalam sana,â? ujar Ruth Evans, yang tinggal dalam gedung yang sama, seperti dilansir Viva.co.id, Jumat (27/6/2014)

â??Ini tempat yang ramah, orang saling menyapa. Saya tak percaya kami tak tahu ada yang meninggal,â? papar Debbie, selaku tetangga sang nenek

Sontak, kejadian itu menggugah kesadaran warga Inggris untuk lebih peduli terhadap lansia. Charity Contact the Elderly, sebagai badan amal yang mengurusi lansia berusia 75 tahun ke atas mengatakan bahwa Inggris tengah darurat lansia kesepian.

Trevor Lyttleton, selaku ketua Charity Contact the Elderly menyebutkan, kondisi darurat soal lansia yang kesepian itu tak boleh diabaikan. â??Selama hampir 50 tahun kami fokus pada penyediaan solusi yang efektif secara biaya, tapi permintaan terhadap layanan tak pernah tinggi,â? ujarnya. (nha)