Marshanda atau akrab disapa Chaca sebelumnya selalu murah senyum dan selalu menjawab pertanyaan yang diarahkan kepadanya. Namun semua itu berubah ketika Chaca keluar dari gedung Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Pesinetron Bidadari ini memilih diam seribu bahasa.

Mengenakan hijab biru, Chaca tak menggubris satu pertanyaan pun dari wartawan. Ibu satu anak ini tetap menuju ke mobil miliknya tanpa kata. Jangankan menjawab, Chaca bahkan tak lagi murah melempar senyum. Yang ada hanya tatapan dingin dari Chaca. Ada apa dengan Chaca?

Mungkin perubahan sikap itu ada hubungannya dengan kesepakatan antara Chaca dengan Ben terkait pengasuhan anak semata wayangnya, Sienna Ameerah Kasyafani. Dalam kesepakatan itu, terdapat tiga poin.

Kesepakatan pertama, posisi kepengasuhan ada di ibu Marshanda, dengan catatan tidak dibawa ke tempat syuting. Dan kalau hendak dibawa keluar, entah ke tempat rekreasi dan lain-lain, harus dikonfirmasikan terlebih dahulu ke bapaknya. Kesepakatan kedua, Ben selaku ayah diberi akses untuk bertemu Sienna. Dengan catatan terlebih dulu meminta konfirmasi dari Caca. Dan kesepakatan ketiga disebutkan bahwa Chaca dan Ben dilarang melakukan publikasi terhadap Sienna.

“Poin ketiga, Chaca dan Ben berkomitmen tidak mempublish anak. Khususnya ini pelajaran untuk teman-teman media. Jangan menunjukan foto atau gambar anak, ada etika hukum, terkait publisitas anak,” terang Ketua KPAI, Asrorun Ni’am Sholeh ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis kemarin, seperti dilansir dari Liputan6, Jumat (27/6/2014).

Seperti diketahui sebelumnya, pasangan Chaca dan Ben menikah pada tanggal 2 April 2011, dan kini sedang diterpa masalah perceraian. Beberapa waktu lalu Ben curhat di akun Path-nya lantaran susah bertemu putrinya. Saat ini berkas cerai keduanya masih dalam proses di Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Mungkin saja sikap dingin Chaca itu merupakan bentuk ketidaksetujuannya terkait kesepakatan yang sudah dibuat dengan Ben. (tom)