Vikie Shanks merupakan sosok wanita yang perkasa, mengurusi ketujuh orang anaknya tanpa suami yang menemaninya. Sejak ditinggal Paul, sang suami, Vikie kuat menghadapi ketujuh anaknya yang terkadang susah diatur. Tak hanya masalah anak, Vikie juga harus berhadapan dengan hutang yang menumpuk. Namun begitu, Ia tetap bisa mengurus anak-anaknya hingga dewasa dan menyelesaikan masalah hutangnya dengan baik.

Dikutip dari vemale.com (Sabtu, 28/6/2014), Paul meninggal pada tahun 2007 dengan cara bunuh diri. Ia meninggalkan Vikie seorang diri dengan keenam putrinya yakni Jamie, Lorie dan Mirie, Kicie, Nikita, dan Pippa, serta satu orang putra bernama Osborn. Tak hanya itu saja yang Paul tinggalkan, Paul juga meninggalkan hutang sebanyak 1 juta euro. Sungguh malang nasib Vikie.

Akan tetapi, masalah yang harus dihadapi ibu tujuh anak itu belum berhenti sampai disitu. Nikita, Loris, Osborn, dan Pippa di diagnosa mengalami autis saat berusia 4 tahun. Pippa juga mengalami celebral palsy, yang menyebabkan Pippa sulit berjalan dan mengalami gangguan motorik. Jami dan Mirie juga mengalami autis tahapan ringan. Nikita memilki masalah perilaku sdestruktif, dan Kacie mengidap diseleksia.

Dengan semangat juangnya yang tinggi, Ia menata kembali kehidupannya setelah g=ditinggal suami dengan cara yang tragis. Dalam satu pekan, Vikie bisa menjalani 18 agenda, yakni psikolog, rumah sakitterapis, dan rekan-rekan bisnisnya. Namun pada tahun 2008, Vikie sempat jatuh sakit karena kelelahan dan dokter menyarankan untuk masuk rumah sakit namun Ia menolaknya. Karena Ia tahu betul anak-anaknya trauma terhadap rumah sakit sejak ayah mereka meninggal.

Seiring berjalannya waktu, dan begitu banyaknya pengorbanan dan perjuangan yang Vikie lakukan. Akhirnya kehidupan Vikie pun perlahan mulai membaik sejak anak-anaknya tumbuh dewasa. Anak-anaknya yang mulai tumbuh dewasa membawa kebahagiaan bagi dirinya, Kacie menjadi seorang fashion designer, Jamie bermain dalam sebuah film indie, Lorie bekerja di perusahan fashion, Mirie menjadi guru drama, dan Nikita mengikuti jejak ibunya menjadi pebisnis.

Jika mau berusaha dan pantang menyerah dalam kehidupan pasti kita akan mendapatkan hasil yang manis. Maka dari itu janganlah putus asa. Ketika semua usaha sudah dilakukan yang perlu kita lakukan adalah memasrahkannya pada Sang Pencipta.(dea)