Jika seseorang jarang sakit atau terkena penyakit, maka kemungkinan orang tersebut berwajah tampan atau cantik. Memangnya ada hubungannya? Ternyata antara wajah dan kesehatan memiliki pengaruh. Menurut penelitian terbaru, wanita yang cantik atau pria yang tampan cenderung lebih jarang sakit.

Dilansir Daily Mail, Jumat (4/7/2014), penelitian yang dilakukan oleh Universitas Cincinnati di Amerika Serikat ini menemukan bahwa wanita yang cantik dan pria tampan lebih jarang terkena asma, diabetes dan tekanan darah tinggi. Penelitian ini dilakukan pada 15.000 pria dan wanita berusia 24 hingga 35 tahun. Para ilmuwan mencatat hubungan daya tarik visual mereka dan kesehatan mereka. Hasil penelitian mencatat bahwa orang yang memiliki wajah rupawan lebih sehat, memiliki pekerjaan yang baik dan memiliki kondisi kesehatan kejiwaan yang lebih baik di sepanjang hidup mereka.

Wanita yang cantik tidak hanya terlindungi dari serangan jantung, asma dan diabetes, mereka juga memiliki tingkat kolesterol lebih rendah dan memiliki kadar kolesterol jahat lebih sedikit. Penyebabnya adalah citra positif mereka pada kesehatan. Pria dan wanita yang rupawan memiliki pekerjaan lebih baik, lebih banyak libur dan lebih menjaga kesehatan mereka. Sehingga wajar jika semua itu membuat mereka lebih sehat.

Sementara itu, ada teori lain yang menyatakan  bahwa orang yang rupawan memiliki gen yang lebih baik dan terkait dengan gen-gen kesehatan. Namun hal ini masih belum bisa dibuktikan kebenarannya dan membutuhkan penelitian lebih mendalam.

Apakah Anda termasuk orang yang jarang sakit? Jika iya, maka kemungkinan Anda termasuk orang yang rupawan, terlepas dari pendapat orang lain mengenai diri Anda. Oleh sebab itu, Anda tidak boleh merasa minder dengan diri Anda sendiri yang menurut Anda kurang rupawan dibandingkan orang lain. (tom)