Raju si Gajah

Layaknya manusia, ternyata hewan juga dapat merasakan perasaan dalam dirinya, baik itu perasaan senang ataupun sedih. Hal ini dialami oleh seekor gajah di India bernama Raju.

Gajah bernasib malang ini ditangkap oleh seorang pecandu obat-obatan saat ia masih kecil. Kala itu, Raju diikat dengan rantai berduri dan diterlantarkan begitu saja.

Bahkan, dengan teganya Raju tak diberi makan. Untuk menghilangkan rasa laparnya, Raju pun memakan berbagai sampah kertas dan plastik yang ada di sekitarnya.

Meski tak pernah diberi makan, Raju kerap mendapat makanan dari pejalan kaki yang melintas di dekatnya. Hal yang sangat mengiris hati, Raju harus mengalami penyiksaan ini selama 50 tahun.

Pasca mengalami penderitaan yang teramat parah, Raju akhirnya mendapatkan pertolongan dari sebuah organisasi pecinta hewan. Rantai besar yang selama ini mengikat kakinya pun telah dilepaskan.

Setidaknya butuh waktu sekitar 45 menit oleh regu penolong untuk melepaskan rantai itu dari kaki Raju. Saat itulah kejadian mengharukan terjadi, air mata Raju mulai mengalir dari matanya.

Raju merasakan harapan kebebasan untuk pertama kalinya. Oleh karena itu, para penolongnya percaya dia menangis karena kebahagiaan yang dia rasakan.

Menurut salah satu penolongnya, Katrick Satyanarayan, pemilik Raju sempat menghalang-halangi penyelamatan tersebut. “Kami tetap berdiri di sana dan menolak untuk pergi dan saat kami melakukannya, air mata mulai mengalir di wajah raju,” ungkapnya seperti dilansir Ibtimes.com, Kamis (10/7/2014).

Setelah berhasil dibebaskan, Raju pun dipindahkan ke sebuah penangkaran di daerah Mathura. Di sana, Raju dapat berjalan bebas untuk pertama kalinya setelah 50 tahun diikat oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Di bawah ini adalah beberapa foto pembebasan Raju dari rantai yang mengikat kakinya selama 50 tahun. (nha)