Beberapa hari ini siaran televisi dipenuhi oleh berita Jalur Gaza di Paletsina menerima bombardir dari Israel. Hal itu jelas menimbulkan kecaman bagi Israel dan juga dukungan doa serta simpati bagi warga Palestina yang menjadi korban akibat serangan tersebut.

Kecaman tersebut mengingatkan kita pada sebuah kejadian yang terjadi dua tahun lalu, yaitu tahun 2012. Saat itu, muncul video yang diunggah di situs YouTube, yang memperlihatkan seorang gadis kecil menonjok tentara Israel. Gaids kecil itu bernama Ahed Tamimi. Video aksi menonjok tersebut diunggah pada tanggal 24 Desember 2012.

Aksi berani Tamimi itu mendapatkan pujian dari para pengguna YouTube yang menonton video tersebut, dan kini telah ditonton sebanyak lebih dari 190 ribu lebih penonton di seluruh dunia. Dalam video terlihat Tamimi yang berusia 13 tahun dan mengenakan kaos tanpa lengan berwarna hitam tampak dengan beraninya menghadapi tentara Israel. Menanggapi aksi bocah it, tentara Israel yang ada di sana hanya diam dan tertawa-tertawa saja.

Video berdurasi sekitar 6 menit itu hanya memperlihatkan adegan Tamimi menonjok tentara Israel itu di awal-awal video saja, sementara di bagian akhir videonya, Tamimi sudah tak terlihat lagi. Di bagian akhir videonya justru memperlihatkan seseorang, yang kemungkinan adalah wartawan, sedang dikejar oleh tentara Israel dan kemudian ditangkap oleh tentara Israel.

Berkat keberanian Ahed dalam video tersebut, Ahed sempat mendapatkan penghargaan dar Perdana Mentri Turki, Recep Tayyip Erdogan pada tanggal 30 Desember 2013 lalu. Ia kemudian diundang ke Istanbul untuk bertemu dengan PM Turki dalam sebuah jamuan sarapan pagi.

Ahed datang ke Turki dengan didampingi ibunya. Ia menyampaikan kesan luar biasa karena mendapat kesempatan bertemu Perdana Mentri Turki. “Saya berterimakasih kepada Perdana Menteri Erdogan atas keramahannya dan atas dukungannya kepada Palestina,” ungkap Ahed seperti dikutip Anadolu Agency, Minggu (13/7/2014). Selain jamuan makan pagi, Ahed juga mendapatkan penghargaan Handala Courage Award sebagai simbol keberaniannya menghadapi tentara Zionis Yahudi.

Piagam penghargaan Handala Courage Award tersebut diambil dari nama Handala yang menjadi karakter buatan kartunis Palestina, Naji Salim al-Ali. Tokoh Handala digambarkan sebagai sosok bocah laki-laki Palestina berusia 10 tahun berkepala botak berpakaian compang-camping tanpa alas kaki dan sosoknya senantiasa hanya terlihat dari belakang. Handala digambarkan sebagai bocah yang gigih melawan Zionis Israel dan rezim Arab yang kurang memberi perhatian kepada nasib rakyat Palestina.

Anda penasaran dengan aksi berani Tamimi? Anda bisa lihat videonya di atas. (tom)