Tak hanya hotel berkelas mewah saja, ternyata Jakarta juga mempunyai sebuah penginapan berkelas menengah dengan fasilitas lengkap. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta memiliki hotel bersubsidi yang dibangun dengan misi sosial, yakni memfasilitasi remaja dan anak-anak yang ingin berwisata ke Ibukota.

Adapun hotel itu bernama Graha Wisata. Penginapan tersebut berlokasi di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan GOR Ragunan. Masing-masing hotel memiliki daya tampung 300 dan 326 orang.

Seperti dilansir Kompas, Senin (14/7/2014), Graha Wisata memasang tarif menginap cukup murah yakni Rp 25.000 per orang untuk pelajar dan mahasiswa, serta Rp 50.000 untuk umum. Ada dua jenis kamar yang tersedia, yaitu kamar standar dengan kapasitas 2-3 orang dan kamar barak yang bisa memuat 22-24 orang.

“Meskipun harganya murah, bukan berarti kami tidak mengutamakan fasilitas. Di dalam kamar standar terdapat AC, televisi dan kamar mandi, kami juga menyediakan akses internet,” kata Kepala Unit Pengelola Graha Wisata Isti Hendrati.

Fasilitas lain yang diberikan Hotel Graha Wisata adalah ruang pertemuan yang mampu menampung 50-150 orang. Biayanya sekitar Rp 200.000 per 8 jam untuk pelajar dan mahasiswa, serta Rp 400.000 per 8 jam untuk umum.

“Yang menginap selalu kembali ke sini, bahkan mereka merekomendasikan Hotel Graha Wisata kepada teman-temannya. Kontribusi dari hotel ini juga banyak bagi pariwisata, tamu-tamu tidak hanya menginap, tapi juga belanja, kuliner dan memasuki membeli tiket kawasan wisata,” lanjutnya.

Graha Wisatawa acapkali dipakai untuk widya wisata, lokakarya, seminar, rapat dan pelatihan. Sekedar informasi, Graha Wisata didirikan pada tahun 1974 oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin

Tak tanggung-tanggung, hotel ini dibangun pada empat kawasan wisata sekaligus yaitu TMII, Ragunan, Kuningan, dan Ancol. Namun, seiring berjalannya waktu, Hotel Graha Wisata di Ancol tidak lagi beroperasi. Sedangkan yang terletak di Kuningan dijadikan kompleks Diklat DKI. (nha)