Telur yang sudah busuk biasanya tidak akan digunakan lagi dan dibuang begitu saja karena menimbulkan aroma amis yang tidak sedap. Eits, jangan buang dahulu telur busuk yang Anda miliki, karena sebuah studi mendapatkan bahwa telur busuk memiliki manfaat bagi kesehatan.

Studi ini dilakukan oleh para peneliti dari University of Exeter yang menemukan bahwa senyawa baru yang terdapat dalam telur busuk bernama AP39 mampu mencegah kerusakan dalam Mitokondria pada sel. Dikutip dari kompas.com (Rabu, 16/7/2014), mitokondria merupakan “otak” dalam sel yang berfungsi mengatur pertumbuhan, siklus, dan kematian sel dalam tubuh. Selain itu mitokondria ini juga merupakan energi kimia dari sel.

Begitu pentingnya mitokondria ini, bagian sel ini juga mampu mengatur kemampuan sel untuk melawan penyakit. Peneliti berpendapat bahwa mencegah kerusakan mitokondria dapat memberi efek terapi pada kondisi stroke, diabetes, gagal jantung, demensia, arthritis, bahkan penuaan.

Senyawa AP39 yang terdapat pada telur busuk dapat menghasilkan sejumlah kecil gas hidrogen sulfida yang bermanfaat untuk sel agar tetap bekerja. Selain terdapat pada telur busuk, AP39 juga terdapat pada kentut manusia.

Penulis Mark Wood mengatakan meski gas hidrogen sulfida terdapat pada hal yang berbau busuk seperti telur busuk dan kentut manusia, namun gas ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Namun jika dosisnya berlebihan akan menyebabkan kematian.

Profesor Matt Whitemen dari University of Exeter Medical School mengatakan, ketika sedang sakit, sel pada manusia akan membentuk enzim penghasil gas hidrogen sulfida yang bekerja agar sel bisa tetap hidup dan membuat tubuh tetap sehat. Bila proses tersebut tidak terjadi, maka sel akan mati dan tidak dapat bekerja mengontrol inflamasi. Proses inilah yang kemudian direkayasa oleh peneliti menggunakan AP39 dari telur busuk  agar sel tersebut selalu tetap hidup dan bekerja melawan penyakit.(dea)