Tentunya Anda kini sudah mengenal sosok Raisa sebagai penyanyi solo yang cantik dan bersuara merdu. Sebelum sukses sebagai penyanyi solo seperti sekarang, Raisa sempat mencicipi penolakan dan kegagalan. Memang sejak SMA, Raisa sudah memiliki cita-cita sebagai seorang penyanyi.

Dilansir dari Kapanlagi, Jumat (18/7/2014), bertekad keras untuk menjadikan bakat menyanyinya itu sebagai profesi, Raisa mengawalinya dengan bergabung ke sebuah band yang nantinya akan menjadi band Vierratale. Pada tahun 2008, Raisa tergabung dalam band bernama Andante bentukan Kevin Aprilio. Beranggotakan Kevin, Tryan, Raka, dan Raisa, band ini sempat menyebarkan beberapa single, salah satunya lagu “Seandainya” yang juga ada di album pertama Vierra, yang kini menjadi Vierratale.

Namun karena kurang mendapat respon yang bagus dari penikmat musik, Kevin mulai eksperimen dengan mengajak Widy. Karena merasa lebih cocok dengannya, Kevin dan manajemen memutuskan untuk menggantikan posisi Raisa dengan Widy, dan bertahan sampai sekarang.

Tak lagi menjadi vokalis band bentukan Kevin, Raisa kemudian memutuskan untuk tidak menyerah dan tetap mengejar mimpinya untuk menjadi seorang penyanyi profesional. Dirinya pun beralih menjadi penyanyi solo. Keputusannya bersolo karier ini terbukti tepat. Kini ia menjadi penyanyi hebat dengan koleksi dua album dan sejumlah penghargaan atas bakatnya.

Meskipun ada yang menyayangkan keputusan menggantikan Raisa dengan Widy, nyatanya keputusan ini malah berhasil membuat Raisa dan Vierratale sukses di jalur masing-masing. Secara teknik vokal, kualitas Raisa mungkin lebih unggul. Akan tetapi, Widy juga punya karakter yang lebih cocok dengan musik yang diusung Kevin dan kawan-kawan.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Raisa lebih cocok menjadi penyanyi solo, atau menjadi vokalis band bentukan Kevin tersebut? Lalu bagaimana dengan Widy? Apakah dirinya bisa menjadi penyanyi solo seperti Raisa jika tak lagi menjadi vokalis Vierratale? Masing-masing memang memiliki ciri khasnya sendiri untuk membawakan sebuah lagu. (tom)