VIDEO: Negeri Tanpa Telinga, Film yang Menyindir Koruptor


Tahun 2014 menjadi tahun politik di mana bahasan tentang politik menjadi sangat umum. Hampir semua media membahas tentang politik kapan pun diperlukan. Hanya saja kemasan yang dihadirkan umumnya berupa berita, debat, atau reportase.

Aktris Lola Amaria yang ini beralih menjadi seorang sutradara kemudian melihat ada peluang fenomena politik ini dituangkan dalam sebuah film. Maka dibuatlah film baru berjudul “Negeri Tanpa Telinga”. Uniknya film satu ini mengemas kisah politik yang berat tersebut dalam sebuah satir komedi yang ringan.

“Karena realita lebih ‘seram’ daripada film ini sendiri. Jadi saya membuat hal ‘seram’ tersebut menjadi lebih komikal,” ujarnya seperti dilansir dari Kapanlagi, Minggu (20/7/2014) mengenai alasan mengapa ia mengemasnya menjadi sebuah komedi ketika ditemui di Jln. Pangeran Antasari, Jakarta Selatan saat peluncuran trailer filmnya.

Jadwal perilisannya yang berdekatan dengan pengumuman Presiden Indonesia terpilih versi KPU pun diakui Lola tak disengaja. Jadwal rilis yang berdekatan ini dianggapnya sebagai berkat tak terduga.

“Blessing in disguise, ketika membuat film ini bukan karena ingin rilis berbarengan dengan pilpres. Proyeknya sendiri sudah jalan lama,” jawabnya.

Film ini merupakan film ketiga yang disutradarai oleh Lola. Meski saat ini Lola lebih sering menjadi sutradara dibandingkan aktrisnya, bukan berarti Lola tak mau lagi berakting di depan kamera.

“Lebih suka di belakang kamera (jadi sutradara) karena bisa bebas bermain-main. Tapi gak menutup kemungkinan kalo ada tawaran film bagus ya nggak papa,” pungkasnya.

Film yang dibintangi oleh Ray Sahetapy, Lukman Sardi, Teuku Rifnu Wikana, dan Gary Iskak ini dijadwalkan akan tayang serentak di bioskop nasional pada 14 Agustus mendatang. Sambil menunggu, Anda bisa melihat video trailernya lebih dulu di pada video di atas. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
100
Love
OMG OMG
90
OMG
Yaelah Yaelah
20
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
10
Keren Nih
Ngakak Ngakak
40
Ngakak