Banyak penelitian yang menyatakan bahwa makanan berlemak memiliki kolesterol tinggi yang kemudian bisa menyebabkan penyakit darah tinggi atau obesitas. Namun ternyata ada lagi efek negatif lain yang bisa timbul karena terlalu banyak memakan makanan berlemak, yaitu rusaknya indera penciuman.

Dilansir dari cbsnews.com, Kamis (24/7/2014), sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak dalam jumlah berlebihan bisa merusak sensitivitas indera penciuman Anda. Dalam penelitian yang diterbitkan di Journal of Neuroscience ini para peneliti memberi makan sekelompok tikus dengan makanan tinggi lemak setiap hari selama 6 bulan. Dan ketika para peneliti memperkenalkan bau baru untuk melihat bagaimana reaksi tikus, tikus tersebut tidak bisa mengenalinya dengan segera sebab terjadi gangguan kemampuan indera penciuman mereka.

“Jumlah neuron yang bertanggung jawab untuk mengenali bau atau aroma tertentu pada tikus tersebut berkurang hingga 50%. Akibatnya mereka tidak bisa mengenali aroma dengan baik,” kata penulis penelitian ini Debra Ann Faddol, profesor ilmu biologi di Florida State University. “Hal ini bisa terjadi sama dengan tubuh manusia. Sebab tikus dan manusia mempunyai struktur DNA yang sama.”

Lebih lanjut, kini Faddol juga berencana untuk melakukan penelitian apakah makanan dengan zat gula yang tinggi akan memiliki efek negatif yang sama pada indera penciuman atau tidak. Semoga saja hanya makanan berlemak yang memiliki efek negatif terhadap indera penciuman.

Bagi Anda yang masih gemar memakan makanan yang berlemak tinggi, maka sebaiknya mulai sekarang kurangi makanan dengan lemak yang tinggi dan ganti dengan makanan lain, seperti sayuran atau buah-buahan. Dengan demikian, Anda bisa menghindari penyakit darah tinggi atau obesitas, sekaligus tidak akan kehilangan indera penciuman Anda yang berharga itu. (tom)