Tampaknya band The Changcuters mendapatkan berkah karena mendekati Hari Raya Idul Fitri. Video klipnya yang berjudul “Akhirnya Indah” sukses terpilih jadi finalis top 3 di sebuah festival film dan video dunia bernama Film Athens.

Dilansir dari Kapanlagi, Kamis (24/7/2014), dalam ajang tersebut, The Changcuters masuk di kategori video klip, Sprockets. Festival ini sendiri diikuti oleh seniman video dan film dari berbagai negara. Bahkan, The Changcuters mampu bersanding dengan beberapa kompetitor dari negara maju seperti Inggris dan Amerika Serikat.

Secara visual klip ini memang sangat layak ikut festival luar negeri. Alasannya adalah karena video ini berhasil membuat klip dengan konsep rumit bernama hyper lapse yang digabungkan dengan stop motion. Klip ini sedikitnya menghabiskan 400 frame, yang tentunya cukup rumit serta memakan waktu lama dalam pembuatannya. Setting tempat pun terlihat ciamik karena mengambil lokasi syuting di Singapura. Bahkan sutradara video klip ini adalah videomaker asal Singapura bernama MD Hafiz.

Layaknya video klip The Changcuters lainnya, videonya ini juga menampilkan The Changcuters yang bersenang-senang dengan tingkah mereka yang kocak. Temanya sendiri tentang ironi, tentang orang-orang yang malas bekerja tetapi ingin meraih sukses. “Video yang sangat luar biasa! Para juri dan penonton menyukainya. Sungguh karya yang hebat,” kata akun Twitter Sprockets kepada The Changcuters.

The Changcuters memproduksi klip ini lewat The Changcuters Visual Mandiri dan Scalene Studios. Scalene Studios sebelumnya juga memproduksi klip “Mengapa Sahabat Pacarku Lebih Cantik dari Pacarku”. Semoga sukses untuk The Changcuters di waktu mendatang.

Bagi Anda yang ingin melihat video klip The Changcuters yang mendunia berjudul “Akhirnya Indah” ini, Anda bisalihat langsung videonya di atas. Apakah menurut Anda videonya layak menjadi finalis ajang dunia? (tom)