Melihat kondisi politik Indonesia saat ini, ternyata mengsinpirasi putra bungsu Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jailani alias Dul untuk menciptakan sebuah lagu. Lagu tersebut berjudul “Negara Kacung”.

Dengan lirik yang sarat kritik sosial dan politik, lagu ciptaan Dul ini memang cukup ‘berat’ untuk anak seusianya. Namun nyatanya, Dul bisa mengemasnya dengan menarik. Dengan suaranya yang serak dan musik yang sedikit nge-blues, lagu ini lumayan bikin merinding. Tak hanya fokus pada alunannya saja, namun bait demi baitnya memang cukup ‘menusuk’.

Lewat akun Instagram @ahmadabdulqodir miliknya, ia mempromosikan lagunya ini. Banyak komentar miring dalam postingan ini, terkait posisi Dul yang bebas dari kasusnya. Namun tak sedikit pula yang membela adik Al dan El ini.

“Hanya expresi atau pendapat , bukan hinaan dan bukan untuk berdebat … Dengerin yuk ini Guide iseng aja bukan materi resmi,” tulisnya di sana.

Melalui akun YouTube milik Dul, dia menyatakan kalau lagu ini hanya versi demo saja dan belum dirilis. Dilansir dari Kapanlagi, Senin (4/8/2014), lagu ini direkam pada tanggal 24 dan 25 Juli di Studio Maia.

Lewat lagu ini, tampaknya Dul ingin meluapkan keresahannya tentang negara dan pemerintahan Indonesia. Seperti apa penggalan liriknya? Anda bisa langsung lihat di bawah ini.

Dibudaki negeri asing
buat negeri ini Jadi Pusing
oh padahal bambu runcing
buat kita masih bisa kencing

Berak berak koruptor
buat negeri ini jadi kotor
padahal masih banyak yang butuh kompor
biar bisa bikin telor

Aku berada di negara kacung
Yeeeee…
negara kampung
Hey pemerintah, lihatlah pemulung
jangan fokus isi lambung
yeeeee…

Sembilan belas empat puluh lima
kita merdeka
tapi kok lama lama
kita celaka

Saat pertama buka mata
aku telah ada di sini
walaupun negeri ini sudah buta
aku tetap cinta negara ini

Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda setuju jika lagu ini dibuatkan versi penuhnya? Anda bisa mendengarkan lagunya di video di atas. (tom)