Afdal Zikri, mantan kuasa hukum Marshanda, memaparkan bahwa ada orang-orang di belakang Marshanda yang memberi pengaruh besar kepada Marshanda. Ditambah lagi, menurut sang ibu, Riyanti Sofyan, putrinya merupakan sosok yang mudah dipengaruhi.

“Apa yang saya lihat sama dengan kalian. Chacha itu tidak akan berani melakukan satu hal kalau tidak ada dorongan kuat,” kata Afdal seperti dilansir dari Liputan6, Minggu (17/8/2014).

Yang jadi pertanyaan, siapa sosok yang dimaksud Afdal? Merunut akar permasalahan, perubahan sikap bermula sejak beberapa bulan lalu. Indikasinya, Chacha tiba-tiba menggugat cerai Ben Kasyafani lalu lepas jilbab.

Riyanti menuding, perubahan sikap itu terjadi ketika Chacha memiliki manajer baru dan berhenti minum obat. Padahal, dokter mewajibkan Chacha minum obat seumur hidup.

Sang manajer sendiri, yaitu Shandy, mengaku kalau memang dirinya yang menyuruh Marshanda untuk berhenti minum obat dalam sebuah acara yang dipandu oleh Alvian Adam di sebuah stasiun televisi swasta.

“Selama ini orang anggap Chacha beda, dengan konotasi negatif. Saya salah satu orang yang bisa dengarkan dia menangis. Ketika dia coba stop minum obat, saya orang yang tantang dia untuk berhenti minum obat. Saya nggak percaya orang nggak bisa sembuh. Saya kasih harapan ke Chacha,” ungkap Sandy.

Selain itu, muncul juga kabar yang menyebutkan kalau Marshanda selingkuh dengan manajernya yang sudah menyuruh Marshanda berhenti minum obat itu. Kabar ini pun akhirnya sampai di telinga suami Chacha, Ben Kasyafani. Ben enggan berkomentar dan tidak menggubris perihal sosok manajer baru Chacha itu.

“Aku sih hanya komunikasi sama Chaca. Dia (Shandy) nggak terlalu penting dan nggak perlu diomongin juga,” kata Ben di kawasan Bintaro.

Bagi Ben, yang terpenting adalah dirinya memperhatikan nasib Sienna, putrinya agar tak terpengaruh permasalahan perceraian diantara dirinya dan Chaca. “Aku berharap dan berdoa buat Sienna. Aku juga perjuangkan untuk Sienna yang terbaik buat dia,” tandasnya. (tom)