Carrie Ruegsegger lahir di Lima, Ohio, 23 tahun silam. Sejak kecil dirinya sudah diadopsi sebuah keluarga lain sehingga tak pernah melihat ibu kandungnya sendiri dan memiliki kesempatan untuk tinggal bersama ibu kandungnya. Sang ibu merelakan putrinya tersebut diadopsi keluarga lain karena hidup di bawah garis kemiskinan.

Dikutip dari today.com (Selasa, 19/8/2014), Kelly merupakan seorang ibu tunggal dengan dua orang anak, hidupnya saat itu sangat miskin, dirinya tidak memiliki pekerjaan bahkan rumah untuk tinggal. Mengetahui kehidupannya tak akan baik untuk Carrie, Ia pun memberikan anaknya kepada keluarga lain yang lebih layak.

Carrie pun diadopsi dengan keluarga yang layak, keluarga tersebut mmemiliki dua anak laki-laki yang menjadi kakak Carrie, kedua kakak tersebut aktif dalam kegiatan olahraga di sekolahnya.

Lantas bagaimana dengan Carrie, apakah Ia tak berusaha mencari ibu kandungnya sendiri?

Ternyata, meski Ia sudah hidup bahagia dengan memiliki keluarga yang sempurna, Carrie merasa ada sesuatu yang hilang dalam hidupnya. Ia tak tahu apa yang hilang dalam hidupnya hingga Ia tumbuh dewasa. Carrie pun mulai mencari sang ibu kandung saat sekolah menengah.

Ia pun mulai mencari ke sejumlah tempat termasuk rumah sakit Ia dilahirkan, namun hasilnya nihil. Kemudian sang manajer di tempat kerjanya mengagaskan ide untuk mengunggah foto Carrie di Facebook, dan ternyata berhasil walaupun awalnya Carrie pikir tak masuk akal.

Seorang wanita muda bernama Aleshia mengirimkan foto dirinya pada Carries. Betapa terkejut dirinya, ketika ia melihat foto Aleshia yang sangat mirip dengan dirinya. Apalagi setelah Aleshia mengirimkan foto ibunya Kelly. Akhirnya beberapa minggu sebelum melangsungkan pernikahan, Carrie bisa bertemu ibu kandung dan keluarga yang sejak lahir tak pernah ditemuinya.