Kue adalah camilan bercita rasa manis yang sangat digemari oleh semua orang di belahan dunia. Di kota Hiroshima, Jepang terdapat kue yang memiliki tekstur lembut dari adonannya. Kue ini bernama Momiji Manju atau dalam artian disebut kue daun. Kata Manju berasal dari mantou yang dalam bahasa Tiongkok artinya kue sejenis mochi. Sampai di Jepang, kata mantou berubah menjadi manju.

Diberi nama kue daun lantaran bentuk makanan ini mirip dengan daun. Biasanya, para penduduk Hiroshima menyantap kue ini sambil minum teh. Seperti dilansir dari situs Hiroshima Navigator, Rabu (20/8/2014), kue ini sudah ada di Hiroshima sejak 100 tahun silam.

Momiji Manju dibuat dari tepung beras dan tepung lainnya itu berisi anko atau kacang merah dan gula yang digiling halus. Seiring perkembangan zaman, isi momiji sudah bervariasi, mulai dari cokelat hingga keju, serta berbagai selai buah. Ternyata, Momiji manju yang bagus teksturnya tidak terlalu keras, alias sangat lembut ketika digigit.

Saat dipotong menggunakan tangan pun, potongannya rapi dan tidak berjatuhan menjadi remah. Isi kacang merah manisnya begitu lembut. â??Momiji artinya adalah daun mapel yang kering. Warna daun kering kecokelatan itu serupa dengan warna kue momiji setelah dipanggang. Dipadu dengan teh hangat, rasa manju akan menjadi sempurna,â? kata Yuda, pemandu wisata asal Indonesia yang bertahun-tahun tinggal di Jepang

Umumnya, kue daun ini dijual seharga 500 hingga 1.000 yen atau sekitar Rp 55.000 hingga Rp 110.000, dengan isi 5 potong. Kue manis ini sangat mudah ditemukan di kita Hiroshima, mulai dari minimarket, kedai makanan, hingga hotel.

Menurut penjualnya, kue ini sebaiknya dimakan paling lama seminggu setelah dibuat. Jika disantap lebih lama dari itu, tekstur kue akan berubah dan tidak lagi lumer di mulut. (nha)