Setiap pasangan yang ingin menikah pastinya telah memiliki persiapan matang akan kebutuhan pada momen bahagia tersebut. Tak ingin merasa repot mengurusi segala hal, sejumlah pasangan pun memilih jasa Wedding Organizer (WO).

Sebagaimana diketahui, jika memakai jasa WO, akan menelan biaya yang tak sedikit. Namun, mereka seakan tak peduli dengan besarnya biaya yang dikeluarkan untuk acara sakral tersebut. Pasalnya, pernikahan mewah menjadi impian semua pasangan di dunia.

Terkait hal ini, belum lama ini studi terbaru menyatakan pasangan yang menikah dengan menggelontorkan biaya pesta besar lebih diklaim bisa bahagia di kemudian hari. Penemuan ini diungkapkan berdasarkan riset pernikahan di University of Virginia.

Para peneliti mensurvei sebanyak 418 pasangan selama lima tahun yang dimulai sejak pesta pernikahan. Pasca lima tahun, mereka yang menikah dalam sebuah pesta meriah merasa lebih bahagia. Selainb itu, mereka juga lebih jarang berpikir untuk berpisah saat menghadapi masa sulit dalam berumah tangga.

Peneliti mengatakan, pernikahan yang besar cenderung menghabiskan banyak uang. Itu artinya, pasangan dan orang tua mereka lebih baik dalam mempersiapkan pernikahan daripada sebagian orang yang kesulitan dana saat menikah.

“Meski uang bukan segalanya, kita harus juga logis dan memahami bahwa salah satu alasan perceraian pasangan karena mereka tidak sepakat pada masalah keuangan. Saat seseorang cukup secara finansial berarti satu masalah dalam hubungan suami-istri berkurang,” ungkap peneliti, seperti dilansir dalam The Stir, Kamis (21/8/2014)

Memang pernikahan mewah menjadi dambaan semua pasangan, namun bagaimana dengan mereka yang memiliki keterbatasan dana? Itulah yang harus dipikirkan mereka guna menyiasati agar biaya pernikahan tidak membengkak terlalu besar, mulai dari segi pemilihan lokasi, busana pernikahan, undangan, dan lain sebagainya. Selamat mencoba JBers! (nha)