Jika berkunjung ke Bangkok sempatkanlah mampir ke museum Ananta Samakhom Throne Hall. Museum ini jauh dari kesan kuno, gelap, dan tidak menarik. Justru sebaliknya, tempat yang menyimpan aneka koleksi benda bersejarah ini begitu terawat dan modern, Anda akan betah berlama-lama di dalamnya.

Ananta Samakhom Throne Hall merupakan aula yang sudah tidak terpakai di Dusit Palace. Selain dijadikan museum, tempat ini juga kadang dipakai untuk acara kenegaraan Thailand.

Dikutip dari Kompas Travel (Sabtu, 23/8/2014), pembangunan aula ini berawal pada permintaan raja Thailand Chulalankorn (Rama V) yang ingin membuat aula resepsi  untuk menggantikan bangunan pada masa pemerintahan raja Mongkut (Rama IV). Bangunan tersebut pun selesai pada tahun 1915. Tempat ini telah beberapa kali beralih fungsi hingga akhirnya menjadi sebuah museum untuk umum.

Mengunjungi museum ini pengunjung bisa membeli tiket seharga 150 baht. Ada aturan ketat selama bekunjung di dalam museum. Pengunjung harus mengenakan pakaian yang sopan. Untuk wanita tidak boleh memakai rok mini diharuskan menggunakan rok panjang di bawah lutut. Sedangkan, untuk pria diwajibkan memakai celana kain. Tersedia kain sarung seharga 50 baht, jika kebetulan tidak sedang menggunakan pakaian yang disyaratkan saat berkunjung ke museum.

Pengunjung juga tidak diperbolehkan membawa kamera, tas, ataupun telepon seluler. Semua benda tersebut harus dititipkan ke petugas museum.

Di dalam museum banyak sekali benda yang menarik untuk dilihat, seperti lukisan besar Raja Bhumibol Adulyadej dan istrinya, kapal naga mini, patung lilin, dan lain sebagainya.

Patung lilin berbentuk presiden pertama RI, Soekarno pun bisa Anda lihat di sini. Patung lilin Soekarno tersebut diletakkan di dekat pintu, seakan sebagai penyambut pengunjung yang mempersilahkan masuk ke dalam.

Tak lengkap rasanya jika tidak berbelanja, jangan lewatkan kuliner seafood di Bangkok yang terkenal akan kelezatannya. Tom yam kung , sup dengan kuah rasa asam pedas untuk Anda cicipi. Tertarik untuk berkunjung ke Thailand?(dea)