Film Jokowi yang sempat tayang di seluruh bioskop Indonesia ternyata menarik perhatian publik. Kabarnya, film yang bercerita tentang perjalanan hidup Joko Widodo tersebut akan dibuat sekuel . Meski begitu, sang produser mengatakan bahwa dirinya masih menimbang terkait rencana penggarapan sekuel Jokowi.

“Kalau saya buat film Jokowi lagi sekarang, banyak yang harus dipertimbangkan. Sosoknya sebagai presiden terpilih juga membuat kami harus berhati-hati untuk membuat skenario dan ide cerita. Pertimbangannya banyak ya. Jadi belum berani putuskan,” ujar Dheraaj, seperti dilansir Viva.co.id, Jumat (22/8/2014)

Dheraaj mengaku, saat selesai membuat film Jokowi, dirinya mendapat apresiasi, dan pujian dari banyak pengamat film. “Saat membuat film Jokowi, awalnya saya terketuk dengan pemikiran kalau anak saya bertanya, film apa yang saya buat? Masak mau jawab film itu-itu saja? Sebagai bapak, saya juga ingin membuatnya bangga,” pungkas Dheraaj

Mulanya, Dheraaj sempat kesulitan untuk meyakinkan pemain utamanya, Teuku Rifnu Wikana dan Prisia Nasution guna memerani sang Gubernur DKI Jakarta beserta istrinya. “Mereka melihat sejarah K2K production. Takut film horor mungkin. Tapi saya bisa yakinkan mereka,” lanjutnya

Akhirnya semua berjalan mulus tanpa suatu hambatan. Film ini pun sukses memperoleh tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia. “Lebaran kemarin diputar dengan beberapa film lain berbarengan di stasiun TV lain, rating film JOKOWI nomer dua. Saya yakin ketika saya punya tekad saya yakin saya bisa. Dan saya buktikan saya mampu. Ini pijakan baru untuk saya,” paparnya.

Namun, saat ditanya oleh awak media apakah ia akan membuat sekuel Jokowi, Dheraaj mengaku belum tahu pasti. Pasalnya, ia menginginkan film buatannya memiliki kualitas yang baik dan berkualitas. “Belum berani putuskan. Masih direncanakan. Sebuah film berkualitas, yang dengan sungguh-sungguh saya persiapkan. Ada rencana menfilmkan novel juga. Tapi tunggu saja,” tutupnya. (nha)