Pongki Barata, yang sebelumnya merupakan vokalis dari band Jikustik, tak hanya punya segala kualitas untuk menjadi vokalis, melainkan juga sebagai pencipta lagu handal. Sudah banyak lagu yang dia ciptakan, baik untuk dia nyanyikan sendiri ataupun dinyanyikan oleh penyanyi lain. Tapi tahukah Anda kalau ada lagu terkenal yang ternyata ciptaan Pongki? Lagu apa saja itu? Berikut 4 lagunya dilansir dari Kapanlagi, Minggu (24/8/2014).

1. Aku Bukan Pilihan

Lagu “Aku Bukan Pilihan” yang dipopulerkan oleh penyanyi legendaris Iwan Fals ini ternyata merupakan ciptaan Pongki Barata, yang tadinya diciptakan untuk dinyanyikan oleh Edwin Manansang dari Trio Libels. Meski awalnya kurang bersinar dibawakan Edwin, lagu ini berhasil melambung berkat Iwan Fals.

2. Menangis Semalam

Bagi penggemar penyanyi cantik Audy Item, tentunya mereka tahu kalau lagu “Menangis Semalam” merupakan lagu yang paling berarti dalam karir Audy sebagai penyanyi. Siapa sangka rupanya lagu galau ini diciptakan oleh tangan dingin Pongki. Proses penciptaannya pun diakuinya datang dari kisah nyata. Bukan dari pengalaman pribadinya, melainkan dari cerita seorang temannya yang gagal dalam menjalani kisah asmara.

3. Seindah Biasa

Tak hanya penyanyi asal Indonesia saja yang lagunya diciptakan oleh Pongki. Dipercaya menuliskan lagu untuk penyanyi di luar Indonesia, Pongki sangat tertarik mengambil kesempatan itu. Kemudian jadilah lagu “Seindah Biasa” yang dipopulerkan oleh penyanyi cantik asal Malaysia, Siti Nurhaliza. Awalnya Pongki menciptakan lagu ini untuk Rida Sita Dewi (RSD) untuk album the best mereka. Namun setelah jadi, pihak label ternyata batal mencantumkannya untuk grup vokal trio tersebut. Alhasil, lagu ini sempat mangkrak dan tak terpakai, sebelum akhirnya diajukan untuk album milik Siti Nurhaliza.

4. Seperti yang Kau Minta

Mungkin banyak yang beranggapan kalau lagu yang dipopulerkan oleh Alm. Chrisye ini adalah ciptaan Chrisye sendiri. Padahal yang menciptakan lagu ini sebenarnya adalah Pongki Barata. Diminta menciptakan lagu untuk seorang legenda, Pongki tentunya merasa terhormat sekaligus menjadikan ini sebagai tantangan. (tom)