Dalam menjalani hubungan percintaan, baik pria maupun wanita berhak merasakan kebahagiaan. Pasalnya, jalinan asmara akan terasa indah dan berwarna apabila pasangan tersebut saling menyayangi dan mencintai.

Itulah sebabnya, seseorang tak boleh melakukan hal atau sesuatu yang membuat hati pasangannya terluka maupun kecewa. Jika hal itu terjadi, maka hubungan Anda akan berada diambang perpisahan atau yang dikenal dengan nama putus cinta.

Untuk itu, seseorang harus benar-benar mengerti dengan keadaan sang pasangan. Sehingga hubungan Anda dan dia akan berjalan baik-baik saja. Namun, jika hubungan Anda dan pasangan sudah terlanjur tak harmonis, mau tak mau Anda harus mengakhiri jalinan cinta tersebut.

Jika tetap dipaksa, yang ada nantinya Anda akan terus tersiksa dan berdampak pada sakit hati. Terkait hal ini, ada beberapa tanda soal hubungan yang tak sehat, seperti dikutip dari yourtango.com, Selasa (2/9/2014)

  1. Memaksa Anda untuk langsung memberikan komitmen untuk mencintainya sampai mati.
  2. Terlalu pencemburu dan sangat posesif.
  3. Suka menginterogasi dan mengontrol Anda secara berlebihan.
  4. Memiliki ekspektasi yang tidak masuk akal dan berlebihan kepada diri Anda.
  5. Mengisolasi Anda, melarang Anda untuk berhubungan dengan keluarga atau orang-orang terdekat Anda yang lain.
  6. Menyalahkan orang lain meski dirinya adalah satu-satunya orang yang berbuat salah.
  7. Menyalahkan Anda atas perasaan yang dialaminya. Misalnya, dia akan mengucapkan “Kamu membuatku marah!” daripada “Aku marah!” atas alasan yang tidak jelas.
  8. Terlalu sensitif. Dia mudah sekali terpancing emosinya jika menghadapi hal-hal remeh yang membuatnya tak nyaman.
  9. Kejam terhadap hewan dan anak-anak. Jika ia sering menyakiti hewan atau anak lain tanpa alasan, sebaiknya cari pria yang lain.
  10. Menggunakan kekerasan untuk berdekatan secara intim kepada Anda.
  11. Ada kekerasan verbal. Penggunaan kata-kata kasar dan menyakitkan hanya akan membuat hubungan Anda semakin tidak harmonis.
  12. Membatasi semua ruang gerak Anda.
  13. Mudah berganti suasana hati (mood swings).
  14. Menyalahkan orang lain atas kesalahan yang pernah ia lakukan di masa lalu.
  15. Ada ancaman untuk melakukan tindak kekerasan. Contohnya adalah mengancam akan membunuh atau melakukan kekerasan terhadap Anda jika Anda melakukan sesuatu yang tidak ia sukai.

(nha)