Sebelum Olga Syahputra jatuh sakit, pelawak sekaligus presenter itu sempat menjalani syuting untuk film Olga & Billy Lost in Singapore. Namun, lantaran sakit Olga yang tak kunjung sembuh, sang penulis naskah Gope T. Samtani akhirnya mengubah jalan cerita film tersebut.

Meski kakak dari Billy Syahputra ini belum merampungkan aktivitas syuting hingga akhir, para penggemarnya tetap bisa melihat aksi sang bintang berlaga di layar lebar.

“Film ini dibuat tiga bulan sebelum Olga sakit. Banyak scene yang diedit juga untuk nyambungin jalan ceritanya,” kata Chand Kelvin, seperti dilansir Okezone, Rabu (3/9/2014)

Lebih lanjut, Chand mengatakan, meski harus melakoni syuting di musim liburan, mereka tetap menjalaninya dengan happy dan tak terbebani.

“Sebenarnya kita syutingnya itu awalnya cuma jalan-jalan, jadi tergantung mood saja syuting. Kalau mau syuting, ya syuting. Kalau enggak, ya enggak syuting. Ya jadi syutingnya cuma buat have fun saja,” ujar Chand

Perlu diketahui, mulanya film ini akan menceritakan pengalaman Olga dan Billy, yang tersesat di Singapura. Akan tetapi, lantaran film itu belum selesai digarap ketika Olga sakit, skenarionya diubah menjadi hanya Billy yang tersesat di Singapura. Alhasil, komedian bertubuh gemuk itu pun tak banyak tampil dalam film tersebut.

Meski Olga tak sepenuhnya tampil di film itu, namun Olga & Billy Lost in Singapore menjadi film yang hingga kini masih dibanjiri penonton. Memasuki hari kelima pemutaran film Olga & Billy Lost in Singapore, jumlah penontonnya mencapai angka 70.000. Selain Olga dan Billy, sederet artis pun ikut dilibatkan dalam film itu seperti Tarra Budiman, Chand Kevin, Edric Chandra dan Syahnaz Shadiqa.

Billy berharap, film ini bisa membuat Olga sembuh dari penyakit yang dideritanya. �Semoga dengan semakin larisnya film ini mampu membuat Olga sembuh dari penyakitnya. Kita tetap berdoa dan berharap ada keajaiban buat Olga,� tutup Billy. (nha)