Kisah nyata ini terjadi pada gadis kembar siam bernama Lonely Ganga and Jamuna Mondal. Kehidupan mereka tergolong memprihatinkan. Bukan karena dempetnya tubuh keduanya saja, namun Ganga dan Mondal telah diacuhkan oleh penduduk setempat selama bertahun-tahun.

Sehari-harinya, kedunyanya harus berbagi perut dan hanya memiliki tiga kaki. Sehingga bila berjalan harus menggunakan keempat tangan mereka. Sedangkan, organ lain terpisah. Si kembar ini telah menjalani hidup seperti itu selama 45 tahun.

Kedua gadis ini lahir dari keluarga miskin di dekat Kolkata, Bengal Barat. Sang orangtua pun tak punya biaya untuk memisahkan keduanya. Meski begitu, mereka tetap bertahan hidup. Demi menunjang hidup, mereka bergabung dengan kelompok sirkus.

Seiring berjalannya waktu, si kembar ternyata mulai jatuh cinta dengan pria bernama Jasimuddin Ahmad. â??Ini cinta pada pandangan pertama,â? tutur Ganga, seperti dilansir dari Daily Mail, Senin (8/9/2014)

â??Ketika kami bertemu dengan Jasimuddin, kami berdua merasa ini adalah lelaki yang benar-benar akan mencintai kami. Dan dia merasa demikian, dia mencintai kami secara tulus,â? lanjutnya

Ganga dan Mondal pun merasa senang dipertemukan dengan Jasimuddin. â??Kami sudah terluka di masa lalu, tapi kami tak ingin terluka lagi. Kami sangat berharap bisa menghabiskan hidup kami bersama dia,â? papar Mondal.

Tak hanya si kembar, rupanya Jasimuddin jatuh cinta kepada Ganga dan Jamuna. â??Sejak saya bertemu mereka, seketika itu pula saya membayangkan penderitaan mereka adalah penderitaan saya. Saya selalu merasa seperti itu,â? imbuh Jasimuddin.

Jasimuddin mengatakan, selama ini dia selalu berusaha merasakan penderitaan orang lain. Kini hal itu pun terwujud. Ia bisa membantu si kembar dari penderitaan yang membelenggunya.

â??Sekarang, setiap malam saya duduk dengan mereka. Kami berbagi makan di teras dan berbincang tentang hidup kami. Kami duduk menikmati angin malam dan berbagi baik suka maupun duka,â? urainya.

Selama tujuh bulan terakhir, si kembar dan Jasimuddin sudah tinggal bersama di sebuah dea kecil di sekitar Kolkata, India bagian timur. Akan tetapi, ketiganya belum berencana untuk menikah. Sebab, mereka yakin akan ditentang masyarakat setempat. (nha)