Tiap negara umumnya memiliki museumnya sendiri yang bisa dikunjungi, begitu juga di negara India. Di kota New Delhi, India berdiri sebuah museum bertema tak biasa, yaitu toilet. Nama museum ini adalah Sublabh International Museum Toilet.

Dilansir dari Daily Mail, Senin (15/9/2014), museum ini menawarkan ratusan spesimen kloset kuno dari seluruh dunia. Yang paling tua adalah toilet antik yang berasal dari tahun 2.500 SM.

Koleksi museum toilet India
Koleksi museum toilet India

Koleksi-koleksi yang dipajang di sini bisa dikatakan unik. Ada toilet para raja dan ratu yang begitu mewah. Misalnya saja kloset yang pernah dipakai oleh Ratu Victoria dari Inggris, terbuat dari porselen bermutu tinggi dan dihiasi lukisan indah. Kloset yang konon dipakai oleh Raja Louis XIV dari Prancis saat proses pengadilannya juga tak kalah mewah. Kloset itu dirancang menyerupai tahta portable yang dilengkapi dengan tenda khusus sebagai penutup.

Koleksi museum toilet India
Koleksi museum toilet India

Di samping itu ada pula kloset-kloset berkonsep aneh yang barangkali akan membuat Anda tertawa saat melihatnya. Misalnya saja toilet dari Prancis yang dibentuk menyerupai setumpuk buku sastra Inggris, atau toilet berbentuk sofa empuk yang dulunya digunakan di klub-klub Eropa. Gunanya untuk membantu anggota klub buang air besar di tempat, jadi ia tak perlu meninggalkan meja judi dan bisa mengawasi meja taruhan sepanjang waktu.

Koleksi museum toilet India
Koleksi museum toilet India

Tak hanya toilet kuno saja yang dipajang di sini, namun ada juga toilet yang modern dan canggih. Seperti misalnya ada toilet elektronik super canggih dari Jepang yang dilengkapi dengan mesin khusus bertenaga listrik yang langsung membakar kotoran secara otomatis.

Koleksi-koleksi kloset yang serba unik ini tidak mudah didapatkan. Butuh upaya ekstra bagi pengelola museum untuk mendapatkannya. Mereka harus menjelajahi seluruh dunia untuk mendapatkannya.

“Kami mengumpulkan model-model ini dari seluruh dunia. Kami memiliki model dari sekitar 50 negara,” kata Dr. Bindeshwar Pathak, pendiri Sulabh International, LSM yang membangun museum ini. (tom)