Teknologi di zaman sekarang kerap menuntut penggunanya memiliki perangkat digital yang canggih. Hal itu pula yang menyebabkan seseorang rela membeli perangkat mutakhir untuk digunakan dalam sehari-hari seperti ponsel, tablet, maupun laptop.

Berbicara soal laptop, umumnya seseorang kerap membawa dan menggunakan benda tersebut saat bekerja. Terkadang saat mengoperasikan laptop, seseorang kerap memangku laptop di pangkuan pahanya. Jika, Anda kerap memangku laptop di paha, maka berhati-hatilah. Pasalnya, studi terbaru menemukan bahwa kondisi ini dapat meningkatkan suhu testis pada kaum pria

Apabila kondisi ini terus terjadi, maka akan memengaruhi kualitas spermanya. Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Fertility and Sterility mengklaim sebaiknya seseorang meletakkan laptopnya di atas meja saja, jangan di pangkuan paha.

Terkait hal ini, peneliti mengukur suhu di skrotum (buah zakar) sebanyak 29 laki-laki muda yang sering meletakkan laptop di pangkuan pahanya. Alhasil, suhu skrotum laki-laki itu menjadi lebih cepat panas atau naik, bahkan jika partisipan menggunakan pelapis atau bantalan di bawah laptopnya.

”Saat ini jutaan orang muda yang masih berada dalam rentang usia reproduktif menggunakan laptop. Tetapi ternyata dalam waktu 10-15 menit suhu skrotumnya sudah melebihi temperatur aman, namun mereka tidak merasakannya,” ujar Dr. Yefim Sheynkin, selaku urolog dari State University of New York di Stony Brook, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/9/2014).

Dalam keadaan normal, suhu testis memang lebih dingin beberapa derajat dari bagian dalam tubuh. Hal ini diperlukan untuk memproduksi sperma. ”Saya tidak mengatakan orang yang baru menggunakan laptop akan menjadi tidak subur. Tetapi terlalu sering menggunakan laptop bisa memengaruhi masalah reproduksi, karena skrotum tidak memiliki waktu untuk mendinginkan temperaturnya,” ujar Sheynkin.

Jadi, mulai sekarang hindarilah peletakkan laptop di pangkuan paha. (nha)