Siapa yang tak kenal dengan Badai Kerispatih? Pria ini merupakan keyboardis grup band yang digawangi oleh Anton, Fandy, Arief, serta Andika. Selain menjadi pentolan di band tersebut, kini Badai memberanikan diri untuk merilis album solo perdananya.

â??Album solo saya ini mungkin bagi khalayak ramai menjadi sesuatu yang berbeda. Berbeda dari mana?? yang jelas seorang Badai bukan hanya sekedar menjadi Keyboardist sebuah band besar , tapi kini menjadi seorang penyanyi dan siap besar juga melalui perjalanan karier solonya,â? jelas Badai, seperti dilansir Okezone, Kamis (18/9/2014)

Ternyata, Badai telah merancang keinginannya untuk memiliki album solo ini selama tiga tahun. Bagi Badai, album perdananya ini adalah sesuatu yang ia impikan sejak lama dalam karier bermusiknya.

“Album ini adalah perluasan karya dari saya. Baik sebagai personel band, pencipta lagu, arranger, dan produser. Terus terang saya mengumpulkan keyakinan selama tiga tahun untuk album ini. Gue pingin solo karir, dan konsep ini sudah kebayang tahun 2008 lalu.” papar Badai.

“Ya karena saya sebagai musisi harus bisa mengembangkan karir, nggak mau mentok di satu tempat or berdiam diri di satu karir saja,” lanjut Badai.

Di album terbaru milik Badai terdapat 10 lagu baru yang bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia “Langsung Jatuh Cinta”, “Terluka Pisah Denganmu”, “Mengapa Saat Ini?”, “Tak Kan Tinggalkanmu”, “Tak Ingin Munafik”, “Hal Tak Biasa”, “Cukup Aku”, “Kita Tak Berjodoh”, “Cinta Itu Perjuangan”, dan “Always In My Heart”.

Lebih lanjut Badai menjelaskan, album terbarunya ini memiliki tema yang berbeda dengan album Kerispatih. “Solo saya ini lebih mengusung Power Pop. Pop yang kuat dengan karakter lagu dan musiknya. Karena banyak sekali Pop yang selalu dicobauntuk dicampur dengan musik lain sehingga kabur dari makna Pop itu sendiri. Semua penggarapan album ini saya kerjakan sendiri dari mulai konsep, rekaman studio, sampai pemilihan sound dan session player,â? tutup Badai. (nha)