Merasa Terganggu, CEO Lamborghini Bakal Polisikan Dewi Persik

Pengakuan telah menikah Dewi Persik beberapa waktu lalu ternyata berbuntut panjang. Meski telah mengubah pernyataannya dan mengatakan baru berencana menikah, gosip ini terlanjur berkembang. Nama Johnson Yaptonaga juga muncul dan disebut-sebut sebagai orang yang menikahi Depe.

Rumor tak kunjung mereda meski Johnson membantah sudah menikah dengan pedangdut seksi itu. CEO PT Artha Auto Lamborghini itu bahkan mengatakan baru satu kali bertemu dengan Depe secara tidak sengaja di suatu acara.

Kini, Depe terancam dipolisikan karena Johnson merasa terganggu dengan pemberitaan yang mengaitkan mereka. Kabar ini diungkap oleh Hotman Paris Hutapea selaku kuasa hukum Johnson.

“Seorang konglomerat muda distributor mobil terkenal di Jakarta akan membuat laporan polisi Jum’at besok jam 2 siang di Polda Metro Jaya kepada penyanyi dangdut (Dewi Perssik) karena penyanyi itu selalu menyebut-nyebut dekat dengannya,” ujar Hotman seperti dilansir dari Tabloid Bintang, Jumat (19/9/2014).

Johnson merasa nama baiknya tercemar. Apalagi, ia sudah memiliki istri dan anak. “Sementara klien saya punya anak 3, punya istri, dan sangat bahagia gitu loh,” terang Hotman.

Pihak Johnson masih mengumpulkan bukti-bukti untuk mempolisikan Depe. Termasuk dari cuitan yang dilontarkan penyanyi asal Jember itu di media sosial. Rencananya, Depe akan dikenakan pasal UU transaksi elektronik yang hukumannya di atas lima tahun penjara.

“Sementara (bukti)dari¬†Twitter, di TV bilang dia sudah ada titik titik titik. Dia lagi kumpulkan buktinya, besok akan ke kantor saya dan terus ke Polda. Soal pelanggaran UU ITE. Karena disebarkan di media sosial kayak di Twitter,” jelasnya.

Hotman pun tak tahu motivasi Depe yang mengaku dekat dengannya. Pengacara kondang ini tidak ingin berspekulasi apakah mantan istri Saiful Jamil dan Aldi Taher itu melakukannya untuk mendongkrak popularitas.

“Apakah untuk menaikkan popularitas, saya enggak tahu. Yang jelas klien saya dengan penyanyi dangdut itu enggak ada hubungan apapun. Sepertinya ada orang yang ingin menaikkan namanya dengan memakai nama orang lain,” tandasnya. (nrl)

Mereka Juga Suka Berita Ini
Apa Komentarmu
Tunggu Dong...