Tom & Jerry

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah merilis daftar tayangan anak-anak yang dianggap membahayakan dan masuk dalam kategori hati-hati. Di antaranya, mereka sudah memberi peringatan tertulis kepada tayangan animasi â??Tom & Jerryâ?. Kartun yang ditayangkan di Global TV dan ANTV ini dianggap memberikan contoh yang tidak baik untuk anak-anak dan berpotensi membahayakan fisik dan mental mereka.

Seperti dilansir dari situs resmi KPI, Selasa (23/9/2014), â??Tom & Jerryâ? dianggap melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI tahun 2012. Pada episode yang tayang di Global TV tanggal 5 September pukul 09.36 WIB misalnya, ada adegan Tom membenturkan wajahnya berkali-kali ke plang besi.

Adegan semacam ini termasuk pelanggaran atas perlindungan anak-anak dan remaja, penggolongan program siaran, serta larangan dan pembatasan adegan kekerasan. Padahal, kartun dengan kategori R seharusnya mengandung muatan dan gaya pencitraan yang cocok dengan perkembangan psikologis anak dan remaja.

KPI pun berharap Global TV dan ANTV berhenti menayangkan adegan kekerasan fisik di serial tersebut. Jika tidak, mereka menyarankan agar program tersebut dipindah ke jam tayang dewasa, yakni pukul 22.00 hingga 03.00 WIB.

Selain â??Tom & Jerryâ?, KPI juga memberikan peringatan tertulis pada program anak â??Bima Saktiâ? dan â??Little Krisnaâ?. Mereka menemukan beberapa adegan yang meliputi kekerasan fisik, kekerasan pada hewan, kata-kata kasar, perilaku tidak pantas, dan penggunaan senjata tajam dan benda tumpul untuk melukai pada tayangan yang mereka soroti.

Sementara itu, â??Marsha and the Bearâ? yang pernah dianggap berbahaya sebelumnya kini sudah melakukan perbaikan.  Setidaknya dalam 90 hari pemantauan KPI.

â??Marsha and the Bear’ sudah diperingatkan. Berdasarkan pantauan kami sudah lebih baik tayangannya sekarang. Termasuk yang sekarang sudah bagus, kalau nanti tayangannya jadi buruk pasti kita sanksi.  Film ‘Bima Sakti’ yang paling bahaya,” kata Agatha Lily dari KPI. (nrl)