Tak semua orang selalu beruntung dalam kehidupan, cobaan dan rintangan pasti datang menghadang. Contohnya, Glenn, bule asal Amerika Serikat yang harus menghadapi kenyataan bahwa Purwita, istrinya mengidap penyakit kanker serviks stadium IIB. Mungkin Glenn tak seberuntung bule lainnya yang memiliki limpahan harta, dan hal itu membuat dirinya melepaskan gengsinya dan turun ke pasar untuk berjualan burger dan donat di Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, agar bisa membeli obat untuk istrinya.

“Akhir Ramadan kemarin ternyata istri saya mulai sakit, kondisinya tidak membaik. Saya lalu memutuskan jualan sendiri saja, kadang dibantu ibu mertua juga,” ujar Glenn seperti dilansir dari Merdeka, Jumat (26/9/2014).

Yang bikin trenyuh, lapak burger milik Glenn itu dihiasi papan tulis putih yang bertuliskan ‘Mohon doakan istriku yang sakit. Terima kasih’.

Dia membuka lapak sederhananya itu dari pukul 16.00 hingga 21.00 WIB. Untuk roti, daging, dan bumbu semuanya diolah sendiri oleh Glenn dengan dibantu ibu mertuanya. Harga yang dibanderol juga termasuk murah meriah, untuk ukuran besar Rp 10.000 dan untuk ukuran sedang Rp 7.500.

“Saya dan istri dari dulu memang tidak punya karyawan, tapi kadang dibantu sama ibu mertua juga. Paling laris beberapa hari lalu, dalam 4 jam 75 burger bisa laku,” ungkap Glenn. Jualannya itu menurut Glenn harus laku, karena Purwita harus di kemoterapi seminggu sekali agar sel kankernya bisa dijinakkan.

Kenyataannya, memang dagangan Glenn itu cukup laku. Olipe, warga sekitar Kober tertarik untuk membeli burger bule tersebut. Dia mengatakan harga burger yang dipatok Glenn terbilang murah dan rasanya enak. “Enak burgernya. Dengan harga Rp 3.000, donatnya Mr Glenn terbilang cukup besar dan toppingnya banyak serta rasanya enak. Apalagi roti dan daging untuk burgernya diproduksi sendiri,” jelas Olipe.

Olipe kemudian juga mencari tahu mengenai istri Glenn yang katanya sedang sakit. “Saat saya tanya ke pembeli burger, kebanyakan mereka pengen bantu pengobatan istri Mr Glenn. Benar, istri Mr Glenn sakit kanker serviks itu. Ibu Purwita asli Purwokerto. Glen dan ibu Purwita orangnya asyik, suka bercanda,” tutur dia.

Meski berjualan burger, kata Olipe, Glenn masih menjadi pembicara tamu di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). “Waktu saya beli, Mr Glenn mengira saya mahasiswi Unsoed. Saya bilang saya tetangga di Kober,” tutupnya.

Semoga istri dari Glenn bisa lekas sembuh dari penyakitnya, dan semoga dagangan Glenn terus laku. (tom)