Acara televisi Amerika â??The Daily Showâ? menjadi bulan-bulanan fans One Direction dari berbagai penjuru dunia. Hal ini bermula saat acara yang sudah tayang sejak 1996 itu menyebut nama One Direction dalam salah satu lelucon yang mereka lontarkan Selasa (23/9/2014) lalu.

Saat itu, salah satu koresponden bernama Jessica William bercanda dengan mengatakan One Direction sebagai salah satu anggota grup teroris. â??Saat kau sedang berbicara, satu grup teroris baru terbentuk dengan membernya masing-masing berasal dari ISIS, al-Nusra, al-Qaeda, Hamas, One Direction, dan the Zetas drug cartel,â? ujarnya.

Jessica sebenarnya hanya mencoba menyebutkan lelucon itu untuk menggambarkan betapa seringnya grup teroris baru muncul saat ini. Namun, teroris merupakan hal sensitif bagi fans One Direction.

Seperti telah banyak diketahui, salah satu member One Direction, Zayn Malik, yang berdarah campuran Inggris-Pakistan memeluk agama Islam. Fans pun mengira lelucon itu ditujukan untuk Zayn.

Mereka pun membanjiri Twitter dengan tagar #TheDailyShowGoneTooFar. Tagar itu bahkan sempat menjadi trending topic di Twitter, Jumat (26/9/2014). Fans menilai â??The Daily Showâ? sudah keterlaluan dengan candaan mereka.

â??Zayn orang yang baik. Dia  tidak pernah dan tidak akan pernah melakukan sesuatu hal yang membuatnya pantas disebut sebagai teroris. Dia seorang muslim, bukan teroris #thedailyshowgonetoofar,â? kicau @Niazkillamgirlx. â??Tidak masalah siapapun itu, member 1D atau bukan. Tidak pantas kalian menyebut orang yang tak bersalah sebagai teroris,â? tambah @sinister_larry.

â??The Daily Showâ? sendiri santai meski mendengar hujatan para fans One Direction. Acara ini bahkan mengaku tidak tahu nama dan agama para member One Direction.

â??Dear para fans, kami tidak tahu nama, agama, hobi, dll dari member One Direction. Kami hanya tahu mereka populer, tapi tidak SEPOPULER INI. #whoa,â? tweet akun resmi @TheDailyShow. (nrl)