Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terus melakukan pengawasan terhadap program-program yang tayang di layar kaca tanah air. Mereka pun kembali melayangkan surat teguran ke beberapa program yang memiliki adegan bermasalah. Di antaranya ada acara â??Sentilâ? yang diputar di Trans TV.

Lewat surat bernomor 2296/K/KPI/10/14 yang terbit  1 Oktober, KPI mengkritik adegan â??Sentilâ? yang tayang pada 13 September 2014 pukul 14.44 WIB. Saat itu, ada adegan dimana Raffi Ahmad menyemprotkan foam ke rambut Kartika Putri. Adegan tersebut dinilai tidak santun dan rentan ditiru anak-anak dan remaja.

Sebelumnya, mereka juga telah menghimbau seluruh stasiun televisi di Indonesia agar tidak memakai bahan-bahan seperti foam atau tepung dan sejenisnya untuk disemprotkan ke wajah atau anggota tubuh lainnya. Meski terkesan sepele, adegan ini bisa berbahaya jika ditiru oleh anak-anak.

Teguran juga dilayangkan KPI untuk sinetron â??Diam-Diam Suka: Cinta Lama Bersemi Kembaliâ? yang tayang di SCTV. Tanggal 14 September pukul 18.36 WIB, menampilkan adegan dimana Chelsea (Yunita Siregar) dan kawan-kawannya mengerjai Sri (Febby Blink) dengan mencoret-coret wajahnya memakai lipstik.

Sama seperti kasus â??Sentilâ?, KPI khawatir adegan itu ditiru oleh anak-anak dan remaja. Terlebih, kasus bullying saat ini sudah semakin banyak ditemukan di sekolah-sekolah.

Ini merupakan teguran kedua yang diterima â??Diam-Diam Sukaâ?. KPI memastikan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan memberikan sanksi yang lebih berat jika mereka tidak mengindahkan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

KPI pun berharap agar adegan serupa tidak akan lagi ditayangkan baik oleh â??Sentilâ? dan â??Diam-Diam Sukaâ? maupun program lainnya. Mereka juga meminta agar seluruh program dan stasiun televisi mematuhi P3SPS. Termasuk di antaranya tentang ketentuan perlindungan anak-anak dan remaja serta norma kesopanan dan kesusilaan. (nrl)