Mungkin Anda masih ingat perilaku Marshanda yang pernah diduga sebagai akibat dari gangguan jiwa. Sama seperti Marshanda, seleb Hollywood, amanda bynes, juga mengalami hal serupa.

Kabar Amanda Bynes sudah jarang terdengar. Namun belakangan ini Amanda Bynes kembali muncul ke publik dengan tingkahnya yang meresahkan orang-orang sekitarnya. Lantaran dianggap mengkhawatirkan, Amanda Bynes kini dimasukkan ke rumah sakit untuk menemui psikiater di Los Angeles.

Dilansir dari Mirror, Sabtu (10/11/2014), Amanda Bynes diketahui kabur dari rumah orangtuanya di New York ke Los Angeles. Mantan bintang Nickelodeon ini menyerang penggemarnya dengan mencakar leher dan lengan penggemarnya itu. Ia membuat kerusuhan di sebuah klub malam.

Setelah kejadian itu, Amanda Bynes berkicau di akun Twitter pribadinya dengan menuduh ayahnya telah menyalahgunakan mental serta fisiknya. “Ayahku menganiaya aku secara verbal dan seksual saat aku kecil,” ungkapnya. Dia juga memberikan klarifikasi lain berbunyi, “Ayahku tak pernah melakukannya, tapi microchip di otakku membuatku melakukan itu. Tapi memang ayahku yang menyuruh mereka menanam microchip itu.”

Amanda juga pernah menuliskan mengenai kata-kata kasar yang diucapkan oleh ayahnya. “Dia menyebutku jelek saat kecil, kemudian memintaku melakukan hubungan seks dengannya. Aku tak tahu harus bagaimana, lalu aku bilang tidak. Kemudian aku dipaksa tinggal bersama ayahku, petaka sekali,” lanjutnya.

Aktris berusia 28 tahun tersebut sedang dirawat di rumah sakit. Amanda Bynes sebelumnya didiagonasa menderita skizofrenia.

“Keluarga, dokter dan pengacara Amanda Bynes tentu saja sangat prihatin dan hancur tentang kelakuan Amanda Bynes. Tetapi setidaknya sekarang sedang berada di tempat yang tepat di mana Amanda bisa bertindak lebik baik,” ujar seorang sumber.

Selain dengan ayahnya, Amanda Bynes baru-baru ini juga terlibat pertikaian dengan seorang pelayan toko. Amanda Bynes menari-nari di toko tersebut kemudian membuat toko pakaian ia itu sedikit berantakan. Saat diminta membayar gadis berambut pirang itu kemudian menyerang pelayan itu. (tom)