Kentang bisa dijadikan alternatif pengganti nasi. Sama seperti nasi, kentang pun memiliki kandungan karbohidrat yang bisa membuat tubuh kenyang. Selain mengenyangkan, konsumsi kentang juga menyehatkan dan yang lebih penting lagi tidak akan membuat Anda jadi gemuk.

Seperti yang dilansir dari dailymail.co.uk (Sabtu, 18/10/2014), kentang tidak akan menyebabkan kegemukan. Alasannya adalah karena di dalam kentang memiliki kadar glikemik yang sangat rendah. Kadar glikemik sendiri merupakan angka yang menunjukkan potensi peningkatan gula darah dalam tubuh manusia setelah Anda mengonsumsi karbohidrat tertentu dari suatu makanan. Jika Anda memiliki kadar glikemik yang tinggi maka bisa menyebabkan kadar glukosa dalam tubuh meningkat yang berpotensi memicu kegemukan hingga diabetes.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kentang adalah makanan yang super sehat karena mengandung potasium yang lebih dari tinggi daripada pisang dan kandungan vitamin C pun sangat tinggi.

Ketua penelitian Dr Britt Burton-Freeman dari Illinois Institute of Technology mengatakan, kentang bagus dimasukkan ke dalam menu diet yang sehat.

“Banyak orang masih kebingungan apakah kentang bisa menyebabkan Anda menjadi gemuk atau tidak. Jawabannya adalah tidak. Sebab kentang sendiri merupakan karbohidrat yang rendah akan kadar glikemik. Anda bisa memasukkannya sebagai bagian dari menu diet Anda. Namun Anda juga harus memperhatikan cara pengolahannya. Menggoreng kentang justru dapat membahayakan kesehatan Anda. Sehingga lebih baik Anda merebus, mengukus, atau memanggangnya,” jelas Dr Britt.

Bisa Diolah Berbagai Macam Masakan

Selain menyehatkan, kentang bisa diolah menjadi berbagai olahan makanan yang lezat dan nikmat. Diantaranya kentang goreng dan potato massaged. Kentang juga sering dijadikan makanan pendamping untuk steak ataupun ayam goreng.

Di Indonesia sendiri kentang dapat dengan mudah ditemukan di pasaran dan harganya yang murah. Jadi masih berpikir untuk terus mengonsumsi nasi?(dea)