Studi yang dilakukan oleh Kinsey Institute membuktikan sebuah pelukan pada pria tak hanya sekedar ekspresi cinta dan kasih sayang saja tetapi memiliki arti lebih yakni dapat memberikan kebahagiaan dan kepuasan dalam suatu hubungan.

Dikutip dari yourtango (Selasa, 28/10/2014), penelitian yang juga dimuat dalam jurnal The Achivers of Sexual Behaviour meneliti lebih dari 1.000 pasangan yang ada di Amerika Serikat, Brasil, Spanyol, dan Jerman. Responden rata-rata berusia 40 tahun hingga 70 tahun, baik pasangan yang sudah menikah selama minimal satu tahun ataupun belum.

Julia Herman dan timnya menemukan fakta unik yakni melakukan aktivitas seksual dengan wanita Jepang dan Brasil lebih memuaskan dibanding dengan wanita dari Amerika Serikat. Selain itu, bercinta dengan pria Jepag lebih menggairahkan dan memuaskan daripada dengan pria Amerika Serikat.

Kemudian fakta lainnya yang ditemukan dari penelitian ini adalah kebanyakan responden pria mengaku melakukan pelukan, belaian dan berciuman tulus dengan lembut, merupakan kunci utama dalam sebuah hubungan yang sukses dan bahagia. Orgasme saat bercinta juga merupakan salah satu cara untuk mencapai kebahagiaan yang maksimal.

Dalam penelitian yang dipimpin Julia Herman menyimpulkan bahwa pelukan, ciuman dan belaian yang diterima oleh pria dapat membuat bahagia, begitu juga yang diterima sang wanita.

Kontak fisik terkadang perlu untk menunjukkan perhatian pada sang kekasih. Terlebih lagi saat kekasih sedang berada dalam masa-masa sulit, memeluk merupakan cara terbaik untuk membuat seseorang tenang. Pelukan memberi energi positif dan membuat  mood seseorang menjadi lebih baik.

Berpe;ukan tak hanya dilakukan pada kekasih saja, tetapi bisa juga pada teman, sahabat atau keluarga yang sedang keadaan sedih atau sulit.(dea)