Terhitung Kamis, 26 Oktober 2014, wahana Sea World resmi ditutup oleh Ancol. Penutupan wahana ini lantaran adanya sengketa antara PT Pembangunan Jaya Ancol dan PT Sea World Indonesia.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gatot Setyowaluyo selaku Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol. “Penutupan ini hingga jangka waktu yang tidak bisa kami tentukan. Tergantung niat baik Sea World menyelesaikan sengketa ini,” ujar Gatot, seperti dilansir Tempo, Selasa (11/11/2014)

Saat ini, segala aktivitas di wahana Sea World resmi dihentikan, termasuk jual beli tiket. “Setelah melakukan berbagi pendekatan, tak ada iktikad baik dari mereka. Jadi kami terpaksa menutup Sea World. Tak boleh ada pengunjung yang ke sana dan tidak ada aktivitas jual-beli tiket,” lanjutnya.

Sea World dan Ancol diketahui telah melakukan kontrak kerja sama dengan mengaplikasikan sistem build, operate, and transfer. Kerja sama antara dua perusahaan itu berakhir pada 20 September 2014.

“Penyerahan aset disebutkan dalam kontrak. Namun mereka tidak melakukan hal itu dan menganggap bahwa kontrak kerja sama secara otomatis diperpanjang. Padahal hukum di Indonesia tidak berlaku perpanjangan kontrak otomatis,” tandas Gatot.

Untuk menggantikan wahana Sea World, pihak Ancol rencananya akan mendirikan proyek rekreasi wahana Dufan Ocean Theme Park atau taman wisata luar lapangan yang terintregasi dengan laut utara Jakarta. Kabarnya, pembangunan proyek baru itu akan merogoh dana sebesar Rp 2,6 triliun. Jika tak ada aral melintang, Ocean Theme Park akan dibangun mulai tahun depan.

Dufan Ocean Theme Park sendiri terinspirasi dari Disney Sea Tokyo Jepang, dan dilengkapi dengan thematic apartment complex, dan kondotel dan hotel kompleks. Selain itu, ada pula proyek terealisasi yang dihadirkan di sini seperti wahana Flume Ride 3D Immersion Tunnel Ice Age dan akan dilengkapi dengan Hello Kitty, dan Kiddie Rides.

“Proyek ini terinspirasi dari Disney Sea Tokyo Jepang dan dilengkapi dengan thematic apartment complex, condotel, dan hotel complex,” papar Gatot.

Sementara, produk unggulan dari unit bisnis rekreasi perusahaan adalah Dunia Fantasi, Atlantis Water Adventure, Ocean Dream Samudra, Ocean Ecopark dan gedung serbaguna Ecovention Building.

(nha)