Stres dapat melanda semua orang. Ada yang bisa mengendalikannya dengan baik dengan berbagai cara, namun tak sedikit pula orang yang tidak bisa melampiaskan stres yang dihadapinya dan malah berdampak buruk bagi kesehatan dan kecantikan wajah.

Dikutip dari vemale.com (Rabu, 12/11/2014), stres dapat berdampak buruk pada kesehatan kulit. Sudah banyak yang merasakannya. Bahkan penelitian yang dilakukan pakar forensik, Auriole Prince, menunjukkan bagaimana wajah orang-orang bila tetap berkecimpung pada kebiasaan buruk.

Kebiasaan buruk yang dimaksud adalah ketika saat mengalami stres akibat tekanan kerja dan tak bisa mengatasinya, atau orang yang stres dan melampiaskannya ke rokok dan alkohol. Orang-orang yang demikian adalah orang yang dapat mengalami penuaan dengan cepat.

Dua orang diantara sukarelawan yang diuji masih berudia 24 tahun dan 26 tahun. Keduanya sama-sama mengonsumsi rokok dan alkohol. Jika kebiasaan buruk ini terus dilanjutkan, maka keduanya akan memiliki kerutan dan kusam pada wajah yang membuatnya terlihat lebih tua dari usia sebenarnya.

Padahal ada cara yang lebih baik untuk melampiaskan emosi pada saat stres. Sangat manusiawi bila Anda melampiaskan kemarahan secara lebih jujur dan lugas. Misalnya dengan bermalas-malasan atau menangis seharian. Hal itu lebih baik dibanding dengan merokok atau minum-minuman keras.

Anda juga bisa melampiaskan stres Anda dengan berolahraga dan melakukan kegiatan yang Anda suka. Selain membantu melambabkan kulit, juga bisa membuat raut wajah lebih segar dan bersinar. Pikiran jelek dan stres pun akan lenyap.

Dengan teratur berolahraga, Anda akan menyelamatkan kesehatan kulit dari penuaan dini. Anda bisa tetap sehat walaupun stres melanda Anda setiap hari. Sikap dan perilaku positif harus tetap dijaga agar kondisi tubuh dan pikiran tetap fit sepanjang hari. Jangan biarkan emosi menguasai diri.(dea)