Siapa bilang, oleh-oleh khas Jogja hanya bakpia pathok saja? Selian batik dan abkpia, Jogja juga punya hal lain yang bisa dijadikan untuk oleh-oleh yakni onde-onde mini khas Pasar Beringharjo yang terkenal enak.

Dikutip dari solopos.com (Rabu, 12/11/2014), jika Anda mencari kuliner tradisional di Jogja, Anda bisa menemukannya banyak di Pasar Beringharjo. Tak hanya menjual makanan khas Jogja saja, disini juga Anda bisa menemukan kuliner lain yakni onde-onde khas Purbalingga.

Onde-onde in bentuknya lebih mini daripada onde-onde pada umumnya. Ini sengaja dilakukan karena hanya untuk sekali makan. Harganya pun lebih murah.

â??Onde-onde ini memang dari dulu buatnya yang kecil, yang untuk sekali makan biar unik,â? kata Lia sang penjual onde-onde mini di Pasar Beringharjo.

Namun, onde-onde mini ini tak sepenuhnya asli dari Purbalingga. Ide pembuatan awalnya adalah dari Mojokerto. Kemudian ditiru oleh Purbalingga.

Sehari-hari Lia berjualan di pasar ini, dan sudah mendapat banyak langganan yang berasal dari luar Jogja seperti Jakarta dan Bali. Omzetnya pun terbilang lumayan. Per harinya, Lia dapat menghasilkan pendapatan Rp 400.000 hingga Rp 500.000.

â??Setiap sebulan atau dua bulan sekali banyak yang memesan onde-onde via telepon lalu dikirim ke hotel mereka tinggal saat berkunjung ke Jogja,â?

Tak hanya menjual onde-onde, Ia pun menjajakan molen mini yang tak kalah lezat dari onde-onde. Ia mengaku penjualannya akan meningkat ketika weekend dan musim libur tiba.

Selain makanan, di Pasar Beringharjo Anda bisa menemukan batik dengan harga murah namun dengan kualitas yang baik. Anda bisa menemukan beragammotif batik dengan berbagai warna. Oleh-oleh lainnya khas Jogja seperti bakpia pun tersedia di sini.

Jogja memang merupakan destinasi wisata yang populer di Indonesia. Jogja pun termasuk ke dalam destinasi paling populer sepanjang tahun 2014 versi TripAdvisor.(dea)