Kemarin, 12 November 2014 merupakan jadwal sidang perdanan pembatalan pernikahan Jessica Iskandar dengan suaminya Franz Ludwig Willibald. Acara itu bertempat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Setelah lama di tunggu kedatangannya oleh awak media, sosok Jessica ternyata tak hadir dalam persidangan tersebut. Jessica hanya diwakilkan oleh pengacaranya, Lydia Wongsonegoro dan Brian Praneda dalam sidang kali ini.

Sebagaimana diketahui, Ludwig kekeh bahwa ia tak pernah menikahi Jessica. Atas pernyataan Ludwig, Jessica dikabarkan tak terima. Ia pun akan mempersiapkan sejumlah bukti dan saksi terkait kasus itu.

Lydia mengatakan, Jessica tetap menegaskan bahwa dirinya dan Ludwig melakukan pernikahan di Gereja Yesus Sejati pada tanggal 11 Desember 2013. “Pasti (ada pernikahan),” papar Lydia, seperti dilansir Okezone, Kamis (13/11/20104)

Nantinya, bukti dan saksi itu akan dibawa pada agenda sidang berikutnya. “(Saksi) Banyak ya. Nanti kita lihat. Masih jauh ya. Bisa Januari atau Februari, sidangnya bisa setahun ya. Mediasi 40 hari, majelis hakim itu masih mengupayakan perdamaian. Akan banyak surat-surat yang menarik pas saat saksi,” ungkapnya

“Kalau diperlukan ya. Saya kira prinsipal (tergugat dan penggugat) harus hadir ya. Seharusnya hadir. Kami memang meminta dengan sangat principal lebih baik hadir,” sambung kuasa hukum lain, Brian

Dalam persidangan kali ini, Made Sutrisna selaku hakim memberikan kesempatan kepada Jessica dan Ludwig untuk bermediasi selama 40 hari.

“Agar kedua belah pihak (Jessica dan Ludwig) untuk melakukan mediasi lebih dulu. Semua diserahkan ke majelis hakim dengan Bachtat Jupri Nasution sebagai hakim mediator perkara ini,” tutur Made

Jika mediasi sudah dilakukan, barulah kedua belah pihak bisa memutuskan akan melanjutkan perkara ini atau tidak. “Bisa kurang juga kalau memang sudah ada kesimpulan dari kedua belah pihak,” tutup Made.

(nha)