Pelecehan terhadap wanita di jalanan kerap terjadi, mulai dari memberikan siulan, menatap ke arah bagian tubuh tertentu, hingga memaksa untuk berkenalan. Kebanyakan pelecehan dilakukan oleh kaum pria.

Sebuah video dengan menggunakan kamera tersembunyi kemudian dibuat oleh Karim Metwaly dari Are We Famous Now. Dalam video berjudul, “10 Hours of Walking in NYC as a Woman in Hijab”, Karim menggunakan seorang wanita sebagai model untuk berjalan di jalanan kota New York, Amerika Serikat.

Video tersebut merekam sang wanita berjalan dengan menggunakan pakaian berbeda. Video pertama memperlihatkan wanita cantik tersebut berjalan dengan menggunakan pakaian ketat dan video berikutnya, menggunakan baju terusan dan jilbab.

Di video pertama, sejumlah pria mulai menggoda wanita berkulit putih tersebut, mulai dari sekedar menyapa, bersiul, menatap ke arah bagian tubuh tertentu, hingga berjalan di sampingnya untuk memaksa untuk mengajak berkenalan.

“Aku cinta kamu, maukah kamu bermain?” ujar salah seorang pria, saat sang wanita menggunakan pakaian ketat.

Sedangkan di video kedua, dengan rute yang sama, wanita tersebut menggunakan pakaian terusan dan jilbab berwarna hitam, namun dirinya terlepas dari bentuk pelecehan. Tidak ada tatapan tajam hingga siulan.

Video yang diunggah pada tanggal 6 November kemarin dan berdurasi 3 menit 59 detik ini telah ditonton sebanyak 1.813.133 kali.

Menurut laporan National Street Harassment 2014, di Amerika, sebanyak 65 persen wanita, yang berarti dua dari tiga menerima pelecehan di jalan. Sedangkan 25 persen pria, atau satu dari empat pria mengaku melakukan pelecehan di jalanan.

Sebelumnya juga ada video serupa yang memperlihatkan seorang wanita digoda sebanyak 108 kali di jalanan New York.

Dari video tersebut terbukti kalau jilbab dapat memberikan rasa aman pada wanita. Lebih baik lagi, mengenakan jilbab adalah perintah dari agama, sehingga siapa pun yang mengenakannya, maka dirinya telah melakukan perintah agama.

Anda bisa menonton videonya di atas. (tom)