Pada artikel sebelumnya, JadiBerita telah membahas tentang pria tua bernama Sinin yang kabarnya bisa bertelur. Terdengar aneh memang, namun Sinin mengaku bahwa ia benar-benar bisa mengeluarkan telur dari liang duburnya.

Siapa sangka? Ternyata itu hanyalah berita hoax alias bohong. Sinin diklaim telah melakukan kebohongan. Pernyataan itu muncul saat Sinin usai bertelur. Ia pun kemudian dirawat di RSUD Koja, Jakarta Utara.

Selanjutnya, telur yang dihasilkan oleh Sinin langsung diperiksa. Lalu, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa itu adalah telur ayam biasa.

“Telurnya sudah diperiksa di rumah sakit hewan di Bogor. Hasilnya itu adalah telur ayam yang sudah dua minggu dierami ayam,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati, seperti dilansir WowKeren, Rabu (19/11/2014)

Senada dengan Dien, Kepala Dokter IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Dedi S, juga membenarkan bahwa kondisi yang dialami Sinin sangat tidak wajar dilakukan oleh manusia normal.

“Saya dari awal saya sudah enggak percaya. Pertama megang saya sudah mengira itu telur ayam, karena sangat tidak mungkin manusia bisa mengeluarkan telur ayam dari tubuhnya,” papar Dedi

Kecurigaan Dedi pun semakin kuat manakala dirinya ingin memecahkan telur tersebut. Berulang kali, Sinin melarang telurnya dipecahkan dengan alasan ia akan sakit.

“Kan aneh mau pecahin telur tapi dilarang. Ketika saya mau pecahin dia larang karena menurutnya kalau dipecahin nanti badannya sakit,” pungkas Dedi

“Sebenarnya kami tidak berwenang untuk melakukan pemeriksaan Kong Naim, Tapi karena adanya permintaan dari Sudinkes Jakarta Utara, maka kami lakukan pemeriksaan secara medis, hasilnya memang tidak ada gejala apa-apa,” cetus Dedi

Meski sudah terdapat bukti bahwa itu adalah telur ayam, Sinin tetap kekeh bahwa yang dialaminya benar adanya tanpa rekayasa.

“Saya mah tinggal terserah aja. Saya sendiri enggak ingin kayak gini. Percaya silakan enggak percaya silakan. Kalau menurut itu, saya terserah aja. Pokoknya saya keluarnya begitu. Mau percaya mau enggak terserah,” urai Sinin.

(nha)