Jika Anda ke wilayah Bintan, dan mengunjungi hutan mangrove yang letaknya tak jauh dari Bintan Resort Anda dapat menyaksikan indahnya kunang-kunang yang menyala di malam hari.

Bintan Mangrove berlokasi di kawasan Kampung Lagoi dengan Desa Sebong Lagoi, Sei Kecil. Di sini terdapat aliran sungai yang airnya sangat jernih. Uniknya, sungai ini mendapat air dari turunnya hujan bukan dari mata air. Dikutip dari indonesia.travel (Sabtu, 22/11/2014), untuk mengunjungi Bintan Mangrove ini Anda bisa menggunakan speedboat menyusuri sungai Sebong.

Selama menyusuri sungai, Anda akan mendengar suara teriakan-teriakan monyet hutan, ular pohon yang menggantung, dan jika beruntung Anda bisa bertemu dengan burung raja udang (kingfishers) yang suka mondar-mandir di kawasan hutan.

Pada malam hari, Anda bisa melihat ribuan kunang-kunang cantik yang bersinar di kegelapan hutan. Kunang-kunang kini begitu sulit ditemukan karena banyaknya pembangunan gedung-gedung pencakar langit.

Jika Anda berniat melihat kunang-kunang di malam hari, jangan lupa untuk selalu mengenakan jaket. Karena udara malam hari di Bintan sangat dingin dan menusuk.

Tanaman mangrove yang ada di sepanjang aliran sungai adalah kunci mengapa air di sungai Sebong sangat jernih. Hal ini disebabkan karena nutrisi dari akar mangrove yang bisa membuat air menjadi jernih. Akar mangrove sangat kuat, Ia bisa beradaptasi dengan air laut maupun air tawar. Tak heran mangrove selalu dikatakan sebagai tanaman yang dapat mencegah banjir.

Suasana hutan di Bintan ini begitu sejuk, nyaman, dan damai. Tak heran para kera abu-abu betah tinggal di hutan yang telah dilestarikan dan dikelola dengan baik ini. Anda juga bisa melihat burung kuntul yang bermain di dalam lumpur. Namun tetap berhati-hati karena banyak ular pohon hitam bergaris kuning yang masih berkeliaran sehingga Anda tak dianjurkan merokok selama perjalanan menyusuri sungai.(dea)