Thailand Larang Penayangan The Hunger Games: Mockingjay


Film “The Hunger Games: Mockingjay Part 1” cukup dinantikan oleh para penggemarnya di seluruh dunia, namun ternyata film tersebut kini dilarang tayang di Thailand. Alasan dilarangnya penayangan film tersebut adalah alasan politis. Film tersebut digunakan oleh para mahasiswa demonstran untuk menyuarakan suara mereka. Caranya? Mereka kerap menggunakan salam tiga jari tertutup ketika perdana menteri mereka sedang berpidato.

Demonstran anti militer tersebut menirukan gerakan para pemberontak dalam film “The Hunger Games” untuk menunjukkan ketidaksetujuan mereka akan kediktatoran junta militer Thailand. Banyak dari para aktivis yang dipenjarakan tanpa sebab sejak pemerintahan anti demokrasi ini berlangsung. Oleh karenanya, aksi tiga jari tersebut langsung dilarang di Thailand.

Gara-gara hal tersebut, jaringan bioskop Apex Group membatalkan penayangan film yang dibintangi oleh aktris cantik Jennifer Lawrence itu di Bangkok. Menanggapi hal tersebut, salah satu perwakilan dari Apex mengungkap tentang intervensi polisi untuk melarang pemutaran filmnya.

“Kami merasa bioskop kami dimanfaatkan untuk kepentingan politik,” ujar salah seorang sumber seperti dilansir dari Bangkok Post, Sabtu (22/11/2014).

Awal pekan ini, sekelompok mahasiswa merilis kampanye di Facebook yang meminta para pendukung demokrasi untuk “Acungkan Tiga Jari, Bawa Popcorn dan Pergi ke Bioskop”. Dalam kampanye itu disediakan 160 tiket tiket gratis bagi mereka yang bisa memaparkan kesamaan Bangkok dengan Capitol yang ada di cerita “The Hunger Games”.

Dalam cerita filmnya, Capitol adalah pusat pemerintahan yang sangat makmur namun dipenuhi dengan pejabat korup yang menyiksa para penduduknya.

Di Indonesia sendiri, film “The Hunger Games: Mockingjay Part 1” telah rilis di bioskop tanggal 20 November kemarin. Semoga saja Indonesia tidak ikut-ikutan melakukan gerakan yang sama seperti di Thailand agar filmnya tidak dilarang penayangannya di sini. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
10
Love
OMG OMG
100
OMG
Yaelah Yaelah
30
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
20
Keren Nih
Ngakak Ngakak
50
Ngakak