Lapar Tengah Malam? Ke Gudeg Bu Kasno Saja


Pernahkan anda melihat begitu banyak orang mengantri demi sepiring nasi gudeg di tengah dinginnya udara dini hari? Pemandangan semacam ini bisa anda temui di Solo, tepatnya di warung Gudeg Ceker Bu Kasno yang buka tengah malam. Meskipun baru buka jam 12 malam, warung tenda pinggir jalan ini tak pernah sepi pengunjung.

Dilansir dari Kabar Kuliner, Jumat (28/11/2014), tak ada meja kursi seperti yang biasa terlihat di sebuah rumah makan. Di warung tenda pinggir jalan ini, pembeli hanya disediakan beberapa bangku panjang dari kayu tanpa meja. Jadi jangan heran kalau bangku panjang itu juga berfungsi sebagai meja untuk menaruh piring dan gelas. Pembeli saling berhimpitan, tapi mungkin suasana ini juga yang dikangeni dari warung Bu Kasno. Yang ingin bersantap lebih nyaman dan leluasa, bisa memilih duduk lesehan di luar warung.

Kadang ada adegan lucu saat mengantri di warung Gudeg Ceker Bu Kasno. Pelanggan biasanya sudah banyak yang menunggu meski dagangan masih ditata. Saat Bu Kasno datang, jadilah mereka bertepuk tangan dan bersorak kegirangan. Akhirnya perut yang sudah keroncongan akan segera terisi.

Berbeda dengan gudeg Jogja yang sangat dominan rasa manisnya, gudeg di Solo lebih terasa rasa gurihnya, terutama dari lauk pelengkap gudeg. Seperti lazimnya warung gudeg, tempat ini menawarkan aneka lauk pendamping standar seperti opor ayam, ceker ayam, ati ampela, uritan, telur, dan sambal goreng krecek. Namun yang menjadi signature dish warung ini dan paling banyak diburu adalah ceker ayamnya. Ceker disajikan terpisah dari gudeg, dilengkapi siraman areh atau santan kental yang membuatnya makin terasa gurih.

Bila ingin mencoba sensasi bersantap gudeg yang agak beda, pesanlah bubur gudeg. Buburnya yang lembut dan gurih ternyata sangat cocok dipadukan dengan gudeg, kuah opor, dan sambal goreng krecek. Karena cenderung lebih ringan, bubur gudeg ini pun pas untuk santapan tengah malam. Satu porsi nasi/bubur gudeg di sini tak terlalu besar, jadi tak perlu khawatir kekenyangan.

Ada satu syarat yang harus dipenuhi pembeli ketika ingin bersantap gudeg ceker di sini, yakni kesabaran. Ini karena pelanggannya sangat banyak dan sering harus berdesakan di dalam warung tenda yang tak seberapa besar. Suasana di Gudeg Ceker Bu Kasno atau Gudeg Ceker Margoyudan ini bisa lebih ramai lagi di saat bulan Ramadan, ketika orang beramai-ramai datang untuk makan sahur. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
50
Love
OMG OMG
40
OMG
Yaelah Yaelah
70
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
60
Keren Nih
Ngakak Ngakak
90
Ngakak