Tak dapat dipungkiri, penyakit flu kerap melanda seseorang ketika musim hujan tiba. Untuk kamu yang terserang flu, sangat disarankan agar tak langsung minum obat.

Sebab, obat yang diklaim bisa meredakan flu ternyata tak mampu menanggulangi virusnya. Pasalnya, flu disebabkan oleh virus yang masuk ke dalam hidung manusia.

â??Flu adalah penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti rhino virus yang 80 persen menyebabkan flu pada manusia. Untuk menghilangkan virus penyebab flu belum ada obatnya,â? kata dr. Rusdian Utama Roeslani, SpTHT-KL, seperti dilansir Okezone, Kamis (04/12/2014)

Dr. Rusdian menambahkan, flu bisa terjadi setelah seseorang terinfeksi virus penyebab flu dalam waktu satu sampai dua hari. Virus yang menginfeksi penyakit itu bisa mati dalam waktu kurang lebih seminggu.

Jika ketahanan tubuh berkembang baik, maka virus itu bisa cepat mati. Kondisi ini juga serupa dengan penyakit flu.

Tak hanya flu saja yang dihasilkan oleh virus itu, penyakit lain seperti sakit tenggorokan, hidung tersumbat, hidung berair, dan demam juga bisa menyerang seseorang yang punya pertahanan tubuh lemah. Pada intinya, obat-obat flu yang beredar di pasaran hanya bisa meredakan penyakitnya saja.

â??Kalau kita mulai merasakan gejala flu, sebaiknya tunggu dulu beberapa hari. Enggak perlu diobati, yang penting banyak makan yang sehat dan istirahat,â? sambung dr. Rusdian

Lebih lanjut dr. Rusdian mengatakan, obat-obat yang dapat mengurangi gejala flu antara lain histamin untuk meredakan alergi, atau dekongestan untuk mengatasi hidung tersumbat.

Namun, terkadang sebagian orang ada yang mencampurkan antibiotik dengan obat flu. Menurut dr. Rusidan, antibiotik sebaiknya tidak perlu diberikan saat flu menyerang.

â??Antibiotik tidak disarankan diberikan karena tidak bisa membunuh virus. Namun, bila flu telah lewat dari lima hari hingga seminggu, antibiotik boleh diberikan karena jika flu masih berlangsung setelah masa itu, kemungkinan flu disebabkan bakteri sangat besar,â? tutup dr. Rusdian.

(nha)