Soto tauto merupakan makanan khas Kota pekalongan. Dinamakan sebagai Tauto karena soto ini menggunakan bumbu tauco sebagai cita rasa utama sehingga disingkat menjadi tauco soto (tauto). Soto ini memang cukup unik dan berbeda dengan soto pada umumnya. Bahan utama seperti bihun, tauge serta potongan kol, kemudian ditambah jeroan sapi dan potongan daging ayam memang sudah menjadi standar sebuah soto.

Namun yang membuat unik dan cita rasa yang berbeda pada soto yang satu ini adalah ditambahkannya satu sendok tauco sebagai bahan pelengkap dan kuah yang digunakan bukanlah dari kaldu ayam atau sapi melainkan kuah tauco hangat yang selanjutnya disiramkan pada bahan-bahan utama yang sudah tersaji di mangkok.  Sebagai tambahan, soto tauto juga ditaburi dengan usus ayam kering dan daun bawang, membuat soto ini sangat menggugah selera.

Soto tauto memang menjadi makanan khas Kota Pekalongan. Untuk menikmati kelezatan soto tauto, kamu bisa mendapatkannya di sepanjang jalur pantura. salah satu warung yang terkenal dengan soto tautonya adalah milik Bang Doel yang terletak di jalan Sutomo.

Dilansir dari Indonesiaexplorernet, Sabtu (13/12/2014), di warung ini ada dua pilihan soto tauto sehingga bagi kamu yang belum terlalu akrab dengan tauco bisa mencoba saus tauco pisah. Namun sensasi akan lebih terasa jika tercampur dalam kuah hangat soto. Selain pilihan kuah tauco yang terpisah ada pilihan kaldu juga ada dua yaitu ayam dan sapi. Khuus untuk kaldu ayam, tauco tidak ditambahkan di dalam kuah. Sedangkan untuk kaldu sapi, saus tauco sudah ditambahkan sejak awal. Meskipun demikian, pada akhirnya, keduanya akan ditambahkan bumbu tauco.

Saking larisnya warung soto tauto Bang Doel ini dapat menghabiskan setengah kuintal daging ayam dan satu kuintal daging sapi setiap harinya.

Soto tauto dijual dengan harga yang relatif terjangkau. Harga soto ini dibagi menjadi dua yaitu soto campur dijual dengan harga Rp 13 ribu per porsi dan soto pisah dengan harga Rp 16 ribu per porsi. (tom)