Jujur adalah sikap terpuji yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain sifat yang disukai Sang Pencipta, orang jujur juga akan lebih dihormati orang lain. Sebab, kejujuran mahal harganya.

Ngomong-ngomong soal jujur, kali ini JadiBerita akan membahas kisah nyata seorang wanita yang benar-benar menerapksan sifat jujur dalam dirinya. Seperti apa cerita lengkapnya, mari simak artikel berikut ini.

Betapa kagetnya wanita asal Sichuan, China saat melihat sms pemberitahuan dari bank yang bertuliskan ada uang sebesar 496 juta yuan atau setara dengan Rp 1,3 triliun masuk ke rekening miliknya. Seperti dikutip shanghaiist.com, uang nyasar bernilai fantastis itu masuk ke rekeningnya pada Kamis (11/12) silam.

Wanita bernama Wu ini pun kaget berasal darimanakah uang sebanyak itu. Mulanya, ia tak mempedulikan isi sms itu. Bahkan, ia sempat mengira bahwa sms itu hanyalah kerjaan orang iseng atau tipuan belaka yang mengatasnamakan bank.

Namun, ia pun merasa ada yang janggal. Tanpa pikir panjang, Wu ini langsung pergi ke ATM untuk mengecek saldonya. Dan benar saja, ternyata sms itu tidak bohong. Ia pun kaget bukan kepalang saat melihat ada uang 496 juta yuan.

Mendapat uang sebanyak itu memang hal yang sangat mengembirakan. Namun, Wu tidak senang karena ia berpikir bahwa uang itu bukan sepenuhnya menjadi miliknya. Alhasil, Wu langsung pergi ke bank dan mengabarkan bukti transfer yang ganjil tersebut.

Setelah di cek oleh pihak bank, ternyata uang nyasar itu akibat kesalahan transfer yang dilakukan oleh seorang karyawan bank. Akhirnya, dana itu pun ditarik dari rekening Wu. Selang 10 menit kemudian rekening Wu pun kembali seperti semula.

Atas tindakan jujur Wu, pihak bank pun berterimakasih kepadanya. Tak hanya pihak bank saja yang bangga pada kejujuran Wu, para netizen yang mengetahui kejadian ini juga memberikan pujian kepada Wu.

Kejujuran Wu memang harus dicontoh oleh kita semua. Cerita ini mengajarkan kita akan selalu bersikap jujur. Jika ada suatu barang yang tiba-tiba nyasar ke kita. Jangan lantas untuk memilikinya. Sebaiknya cek dulu keberadaan barang itu. Jangan sampai kita langsung mengambil apa yang bukan hak kita.

(nha)